Di Kandang Sendiri, Dortmund Tersingkir dari Piala Jerman

Borussia Dortmund, yang tengah memimpin klasemen sementara Bundesliga, tersingkir dari ajang Piala Jerman (DFB Pokal) setelah kalah adu penalti dari Werder Bremen.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 06 Februari 2019  |  07:17 WIB
Di Kandang Sendiri, Dortmund Tersingkir dari Piala Jerman
Striker Werder Bremen Max Kruse setelah eksekusi penaltinya ke gawang Borussia Dortmund memastikan timnya lolos ke perempat final Piala Jerman. - Reuters/Leon Kugeler

Bisnis.com, JAKARTA – Borussia Dortmund, yang tengah memimpin klasemen sementara Bundesliga, kompetisi kasta teratas dalam sistem sepak bola Jerman, tersingkir dari ajang Piala Jerman (DFB Pokal) setelah kalah adu penalti dari Werder Bremen.

Ironisnya, kekalahan dalam pertandingan babak 16 besar pada Rabu (6/2/2019) pagi WIB tersebut terjadi di kandan sendiri, Stadion Signal Iduna Park di Dortmund, di hadapan sekitar 81.000 pendukungnya.

Lebih menyakitkan lagi bagi segenap skuat dan fans Dortmund, kekalahan itu mereka dapatkan justru setelah dua kali memimpin di babak perpanjangan waktu, 2 - 1 dan 3 - 2.

Werder Bremen, juara terbanyak kedua Piala Jerman sepanjang sejarah setelah Bayern Munchen, membuka keunggulan dengan gol cepat Milot Rascha pada menit ke-5, tetapi skor saat rehat sudah 1 - 1 karena Dortmund sukses membalas pada injury time babak pertama melalui kapten tim Marco Reus.

Memasuki babak kedua, serangan silih berganti dan muncul sejumlah peluang, tapi gagal dikonversi menjadi gol sehingga skor 1 - 1 bertahan hingga waktu reguler 2 x 45 menit rampung dan penentuan pemenang dilakukan melalui babak perpanjangan waktu 2 x 15 menit.

Di fase ini, Christian Pulisic berhasil membawa Dortmund unggul 2-1 pada menit ke-105 atau di ujung babak pertama perpanjangan waktu.

Memasuki 15 menit babak kedua perpanjangan waktu, penyerang gaek asal Peru, Claudio Pizarro, yang telah berusia 40 tahun, pada menit 108 mampu menyeimbangkan skor menjadi 2 - 2.

Dortmund kembali unggul 3 - 2 lewat kontribusi gol Achraf Hakimi pada menit ke-113, tetapi kemenangan di depan mata dirontokkan oleh gol Werder Bremen via Martin Harnik pada menit 119 atau hanya 1 menit sebelum permainan 120 menit usai.

Dalam adu penalti, dua penendang Dortmund, Paco Alcacer dan Maxi Philip gagal menunaikan tugas dengan sempurna, sehingga Werder Bremen menang 4 - 2.

Di ajang ini, Bayern Munchen—yang akan bertanding di 16 besar pada Kamis (7/2/2019) WIB melawan Hertha Berlin—merupakan runner up Piala Jerman musim lalu, di final pada 19 Mei 2018 di Stadion Olimpiade Berlin menyerah 1 - 3 dari Eintracht Frankfurt.

Frankfurt sendiri pada edisi kali ini terhenti di putaran pertama, pada Agustus tahun lalu secara mengejutkan ditaklukkan Ulm, tim Regionalliga (divisi 4), dengan skor tipis 1 - 2.

Piala Jerman hanya menerapkan satu pertandingan untuk menentukan pemenang yang melaju ke fase berikutnya. Jika selama 90 menit seri, dilanjutkan ke babak tambahan. Jika masih seri, digelar adu penalti.

Bayern Munchen merupakan pengoleksi gelar juara terbanyak Piala Jerman sepanjang sejarak yakni 18 kali, jauh lebih banyak dibandingkan tim-tim lainnya, yang terdekat ialah Werder Bremen enam kali.

Hasil pertandingan 16 besar Piala Jerman pada Rabu dini hari hingga pagi WIB: Hamburg 1 vs Nurenberg 0; Heidenheim 2 vs Bayer Leverkusen 1; Duisburg 1 vs Paderborn 3; Borussia Dortmund 3 vs Werder Bremen 3 (Bremen menang adu penalti 4 - 2).

Jadwal 16 besar berikutnya sila klik di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Dortmund, Bayern Munchen, piala jerman

Sumber : Reuters & Soccerway

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top