Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penjelasan La Liga Soal Regulasi Batas Belanja Klub di Liga Spanyol

La Liga menerapkan aturan pembatasan untuk menjaga keuangan klub tetap sehat.
Herdanang Ahmad Fauzan
Herdanang Ahmad Fauzan - Bisnis.com 17 November 2020  |  18:30 WIB
Presiden LaLiga, Javier Tebas dalam konferensi video Selasa (17/10/2020)  -  Bisnis.com / Herdanang A Fauzan
Presiden LaLiga, Javier Tebas dalam konferensi video Selasa (17/10/2020) - Bisnis.com / Herdanang A Fauzan

Bisnis.com, JAKARTA - La Liga, operator divisi sepakbola tertinggi Spanyol telah resmi memberlakukan regulasi pembatasan pengeluaran untuk klub-klub kontestan pada musim kompetisi 2020-2021.

Presiden La Liga Javier Tebas mengatakan bahwa semangat utama regulasi ini adalah untuk memastikan klub-klub tidak terlilit masalah keuangan di tengah pandemi Covid-19.

"Mengurangi kebiasaan belanja klub-klub tidak bisa dilakukan hanya dalam waktu semalam. Penetapan batasan ini sangat penting karena akan membuat klub-klub terbiasa lebih selektif dalam membelanjakan uang mereka," tutur Tebas dalam sesi wawancara virtual eksklusif yang dihadiri Bisnis, Selasa (17/11/2020).

Dalam paparan materi yang diterima Bisnis, batasan untuk satu klub dengan yang lain memang tampak berbeda.

Real Madrid misalnya, dibatasi tak boleh mengucurkan dana melebihi 468,2 juta euro. Barcelona mendapat batasan pengeluaran 382,7 juta euro, sementara klub-klub papan tengah seperti Real Betis, Real Sociedad, Athletic Bilbao hingga Villareal rata-rata mendapat batasan pada kisaran antara 70-145 juta euro.

Batasan tersebut berlaku bukan semata untuk transfer pemain, tapi juga untuk pengeluaran gaji pemain dan staf, pengeluaran akademi, serta aspek operasional lain.

Tebas menjelaskan bahwa perbedaan antara satu klub dengan yang lain timbul karena gaji setiap pemain berbeda.

"Sebagai contoh, gaji rata-rata pemain Barcelona dan Real Sociedad pasti berbeda. Kami juga tidak boleh menutup mata dengan fakta yang ada."

Direktur Perusahaan La Liga Jose Guerra, yang juga hadir dalam presentasi hari ini pun menekankan hal yang sama. Kendati berbeda antara satu klub dengan yang lain, menurutnya, angka yang ditetapkan sudah disesuaikan dengan proporsional.

“Perbedaan juga dipengaruhi jumlah staf di masing-masing klub yang berbeda. Mereka semua tentu perlu mendapat gaji.”

Adapun selain pembatasan, Guerra juga mengatakan telah memberlakukan beberapa kebijakan lain yang memperlonggar pelaporan keuangan klub. Penyajian laporan keuangan misalnya, mengalami pelonggaran sesuai dengan imbauan otoritas keuangan Spanyol.

“[Liga] Spanyol barangkali adalah yang paling berkomitmen untuk membuat klub kami lebih berhemat. Ini adalah strategi kami untuk menjaga seluruh klub,” tukasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

real madrid Barcelona Liga Spanyol
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top