Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Klub Prancis, Marseille Beri Penghormatan untuk Mengenang Affan, Umar dan Gamma

Klub Prancis, Marseille, beri penghormatan untuk Affan dan Umar korban insiden demo di Indonesia, dengan unggahan yang mendapat respons positif warganet.
Olympique de Marseille, klub sepak bola asal Prancis, memberikan rasa simpati terhadap alm. Affan Kurniawan dalam aksi demo protes DPR./ Dok. IG Marseille
Olympique de Marseille, klub sepak bola asal Prancis, memberikan rasa simpati terhadap alm. Affan Kurniawan dalam aksi demo protes DPR./ Dok. IG Marseille

Bisnis.com, JAKARTA - Klub Ligue 1 Prancis, Olympique Marseille ikut menyampaikan rasa duka atas meninggalnya Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang meninggal dilindas rantis Brimob Polda Metro Jaya dalam aksi demo di Jakarta, Kamis (28/8/2025).

Lewat unggahan resmi klub, Marseille memajang foto pemain bertahan asal Denmark, Pierre-Emile Højbjerg yang sedang memberikan tanda penghormatan. Pada unggahan itu, Marseille menulis 

"Gamma. Affan Kurniawan. Moh. Umar Amarudin. ."

Sebagai informasi, Gamma merujuk pada Gamma Rizkynata Oktafandy, pelajar SMKN 4 Semarang yang meninggal tertembak polisi di Semarang pada akhir 2024 lalu. 

Adapun, Moh. Umar Amarudin adalah salah satu pengemudi ojek online asal Sukabumi, Jawa Barat yang saat ini sedang mendapatkan perawatan intensif karena luka di kepala dan dada akibat demo di kawasan Petamburan, Jakarta Selatan. 

Unggahan Marseille itu mendapatkan banyak respons positif dari warganet, termasuk dari Indonesia. Sejumlah warganet memberikan komentar terima kasih dan respek. 

Di sisi lain, meninggalnya Affan menimbulkan beragam reaksi mulai dari aksi solidaritas hingga demonstrasi menuntut keadilan. 

Usai Affan Kurniawan meninggal dunia, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo buka suara dan meminta maaf atas peristiwa terlindasnya pengemudi ojol oleh rantis Brimob tersebut.

Dia mengatakan saat ini pihaknya bakal melakukan evaluasi dan melakukan tindakan terhadap pengemudi rantis Brimob tersebut melalui Divpropam Polri.

"Saya menyesali terhadap peristiwa yang terjadi dan mohon maaf sedalam-dalamnya," ujar Sigit kepada wartawan, Kamis (28/8/2025)


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Thomas Mola
Editor : Thomas Mola
Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro