Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Aubameyang Cetak Gol Lalu Kena Kartu Merah, Arsenal Diimbangi Palace

Arsena dipaksa imbang Crystal Palace 1 - 1 dalam lanjutan Liga Primer Inggris.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 11 Januari 2020  |  22:54 WIB
Ujung tombak Arsenal Pierre-Emerick Aubameyang - Reuters/Chris Radburn
Ujung tombak Arsenal Pierre-Emerick Aubameyang - Reuters/Chris Radburn

Bisnis.com, JAKARTA – Pierre-Emerick Aubameyang menjadi sorotan utama setelah mencetak gol tapi kemudian diganjar kartu merah ketika Arsenal diimbangi tuan rumah Crystal Palace 1 - 1 dalam pertandingan pekan ke-22 Liga Primer Inggris di Stadion Selhurst Park, London, Sabtu (11/1/2020) malam WIB.

Aubameyang mencetak golnya saat laga baru berjalan 12 menit, tetapi kemudian diganjar kartu merah setelah wasit Paul Tierney meninjau video asisten wasit (VAR) setelah dia melanggar Max Meyer pada menit ke-67.

Hal itu membuatnya jadi pemain Arsenal ketiga yang mencetak gol kemudian kena kartu merah. Menariknya, pemain terakhir yang mengalami itu adalah Mikel Arteta pada 2013, yang kini berada di tepi lapangan sebagai pelatih Arsenal.

Hasil imbang tersebut membuat posisi kedua tim di klasemen tak berubah. Arsenal di urutan ke-10 dengan koleksi 28 poin, satu strip di bawah Palace (29), demikian catatan laman resmi Liga Inggris.

Arsenal tampil menekan sejak kick-off dan segera memperoleh keunggulan 12 menit setelah pertandingan berjalan melalui gol Aubameyang.

Berawal dari penguasaan bola yang stabil, Alexandre Lacazette lantas mengirim umpan terobosan yang disambut dengan satu sentuhan elegan dari Aubameyang sebelum diselesaikannya dengan tembakan terukur ke pojok kanan bawah gawang.

Akan tetapi, penguasaan laga tergelincir dari tangan Arsenal dan Palace hampir menyamakan kedudukan 4 menit jelang turun minum jika saja kiper Bernd Leno tak menghentikan tembakan Cheikhou Kouyate.

Keunggulan Arsenal raib pada menit ke-54 ketika mereka gagal mengantisipasi situasi bola mati. Tendangan bebas Martin Kelly berhasil diamankan Max Meyer sebelum diteruskan menjadi umpan tarik yang berusaha diselesaikan Ayew dan bola membentur David Luiz sehingga melambung memperdaya Leno sebelum masuk ke dalam gawang.

Luiz berusaha membayar kesalahannya dan hampir merestorasi keunggulan Arsenal pada menit ke-61 saat ia menyambut sepak pojok Nicolas Pepe, tetapi tandukannya masih melambung tipis di atas mistar gawang.

Keadaan memburuk bagi Arsenal saat Aubameyang menjegal Meyer dan awalnya hanya diberi kartu kuning, sebelum wasit Paul Tierney menaikkan hukumannya menjadi kartu merah pada menit ke-67 setelah menyaksikan tayangan VAR.

Pada menit ke-78 Palace hampir berbalik unggul kala umpan silang Wilfried Zaha disambut tandukan James Tomkins, tetapi bek Arsenal Sokratis Papastathopoulos menyapu bola sebelum melewati garis gawang.

Tampil dengan 10 pemain tak membuat Arsenal putus asa, mereka hampir merestorasi keunggulan pada menit ke-82, tetapi tembakan Pepe membentur tiang gawang dan bola muntah disambar oleh Lacazette tatapi Guaita melakukan penyelamatan gemilang untuk menggagalkan kesempatan itu.

Palace gagal memanfaatkan keuntungan jumlah pemain dan pertandingan berakhir imbang 1 - 1 ketika Tierney meniup peluit tanda laga usai.

Arsenal selanjutnya akan menjamu Sheffield United di Emirates dalam pertandingan pekan ke-23 pada Sabtu (18/1), sedangkan Palace pada saat bersamaan bertandang ke markas Manchester City.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Liga Inggris arsenal

Sumber : Antara/PremierLeague.com

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top