Level Permainan Sama dengan Juventus, Bologna Tak Layak Degradasi

Bologna memperlihatkan permainan dengan level yang sama dengan Juventus sehingga tidak layak terdegradasi ke Serie B.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 25 Februari 2019  |  13:52 WIB
Level Permainan Sama dengan Juventus, Bologna Tak Layak Degradasi
Pelatih Bologna Sinisa Mihajlovic - Reuters/Jennifer Lorenzini

Bisnis.com, JAKARTA – Bologna memperlihatkan permainan dengan level yang sama dengan Juventus sehingga tidak layak terdegradasi ke Serie B, demikian pernyataan pelayih Sinisa Mihajlovic.

Mihajlovic, mantan pemain belakang Timnas Serbia, mengemukakan hal tersebut selepas anak asuhnya hanya kalah tipis 0 - 1 dari Juventus dalam pertandingan pekan ke-25 Serie A Italia.

Dalam pertandingan tersebut, Juventus baru mampu menjebol gawang Bologna pada menit ke-67 setelah memasukkan Paulo Dybala, padahal megabintang Cristiano Ronaldo diturunkan sejak awal.

Pada saat menjebol gawang tuan rumah yang dikawal kiper Lukasz Skorupski, Dybala, penyerang berkebangsaan Argentina, baru bermain selama 8 menit, masuk menggantikan Alex Sandro.

Menurut Mihajlovic, 50 tahun, yang semasa bermain juga sempat membela AS Roma, Lazio, Sampdoria, dan Inter Milan, level permainan bukan saja sama dengan Juventus, bahkan terkadang lebih baik.

“Level permainan kami sama dengan Juventus dan kadang lebih baik. Jika kami terus tampil begini, kami tidak akan degradasi,” kata Mihajlovic, yang sempat pula menukangi Bologna pada 2008 - 2009, serta eks-pelatih AC Milan, Fiorentina, Sampdoria, dan Torino.

Mihajlovic kembali menangani Bologna untuk periode kedua sejak 28 Januari 2019 menggantikan eks-penyerang Timnas Italia Filippo Inzaghi.

Bologna kini masih berkutat di zona degradasi dengan koleksi hanya 18 angka atau berselisih hanya 3 angka dari zona aman. Bologna akan melanjutkan perjuangan menghindari degradasi dengan bertemu tuan rumah Udinese pada Minggu (3/3/2019) malam WIB.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Liga Italia, Juventus, bologna

Sumber : Reuters

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top