Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Mengenal Sheikh Jassim, Crazy Rich Qatar yang Siap Beli Manchester United

Sheikh Jassim bin Hamad Al Thani telah mengajukan tawaran untuk membeli Manchester United seharga 4,5 miliar poundsterling atau setara dengan Rp82,1 triliun.
Stadion Old Trafford milik klub Manchester United (MU). Mirror.co.uk
Stadion Old Trafford milik klub Manchester United (MU). Mirror.co.uk

Bisnis.com, JAKARTA - Sheikh Jassim bin Hamad Al Thani telah mengajukan tawaran untuk membeli Manchester United seharga 4,5 miliar poundsterling atau setara dengan Rp82,1 triliun dari keluarga Glazer.

Melansir The Straits Times, laporan tersebut menyebutkan bahwa konsorsium akan mengajukan penawaran awal untuk Manchester United pada akhir pekan ini, dan pejabat dari Otoritas Olahraga Qatar membantu persiapan penawaran tersebut.

"Sheikh Jassim Bin Hamad Al Thani hari ini menawar untuk keseluruhan kepemilikan klub, yaitu 100 persen dari Manchester United Football Club," bunyi pernyataan tersebut dilansir dari Mirror UK, Minggu (19/2/2023). 

Dalam keterangannya, Sheikh Jassim mengutarakan hasratnya untuk mengembalikan Manchester United ke era kejayaannya. Dia berharap untuk bisa merebut hati dari para pendukung Manchester United, di mana dirinya akan berinvestasi  di sejumlah titik, mulai dari tim sepak bola, pusat pelatihan, stadion dan infrastruktur yang lebih luas, pengalaman penggemar, hingga komunitas klub. 

Lantas siapa sebenarnya Sheikh Jassim bin Hamad Al Thani ini?

Al Thani adalah seorang miliarder Qatar yang lahir pada tahun 1982, dia adalah putra mantan Perdana Menteri negara itu, Hamad bin Jassim Al Thani. Syekh Jassim meninggalkan negara asalnya untuk dididik di Inggris Raya, menghadiri Akademi Militer Kerajaan di Sandhurst dan lulus sebagai kadet perwira.

Usai menyelesaikan studinya, dia pun mengejar karir di bidang bisnis dan sejak itu bekerja dengan banyak perusahaan dan bank secara khusus sebagai anggota dewan dan ketua. Pria berusia 41 tahun itu menyebut dirinya  penggemar sepak bola dan Manchester United seumur hidup. 

Usaha bisnis Sheikh Jassim bin Hamal Al Thani

Peran utama karir Al Thani hingga saat ini adalah posisinya sebagai ketua Qatar Islamic Bank, salah satu bank terbesar di negara tersebut. Melansir dari Fotrbes, dia tetap di posisi itu hari ini dan telah melihatnya tumbuh menjadi perusahaan paling berharga ketiga di Qatar.

Orang Qatar ini sebelumnya juga pernah menjadi anggota dewan di Credit Suisse, salah satu bank investasi terbesar di dunia.

Usaha olahraga Sheikh Jassim bin Hamal Al Thani

Al Thani belum pernah terjun ke dunia olahraga secara profesional sebelumnya, namun sang Ayah, Hamad bin Jassim bin Jabar Al Thani menjadi pemilik atas klub Prancis Paris Saint-Germain

Kekayaan bersih Sheikh Jassim bin Hamal Al Thani

Tidak ada yang mengetahui berapa harta kekayaan Al Thani, tetapi mengingat posisinya sebagai ketua Qatar Islamic Bank (QIB) dan keluarga yang menjadi bagiannya, dapat diasumsikan bahwa dia adalah seorang miliarder.

Keluarganya, bangsawan Qatar, bernilai sekitar 275 miliar poundsterling atau setara dengan Rp5.023 triliun, dan Forbes memperkirakan dia sendiri memiliki kekayaan bersih lebih dari 1 miliar poundsterling atau setara dengan Rp18,2 triliun. 

Tawaran Man Utd Sheikh Jassim bin Hamal Al Thani

Sudah lama diharapkan Al Thani akan menawar Manchester United.  Dia telah mengkonfirmasi bersama dengan konsorsium Qatar lainnya yang dia tuju, bermaksud untuk memiliki 100 persen saham klub Liga Premier dan berinvestasi besar-besaran di tempat latihan dan stadion.

Tidak ada perincian yang diberikan tentang berapa banyak uang yang telah ditawarkan kepada keluarga Glazer, tetapi telah dinyatakan bahwa tawaran tersebut "sepenuhnya bebas utang".

Kontroversi seputar Syekh Jassim bin Hamal Al Thani

Kontroversi menyelimuti tawaran Al Thani untuk klub tersebut karena fakta bahwa dia adalah anggota keluarga kerajaan Qatar. Bangsa ini memiliki catatan buruk tentang hak asasi manusia dengan perlakuan terhadap pekerja migran, perempuan, dan orang-orang LGBTQ+ yang sangat memprihatinkan.

Namun patut dicatat bahwasanya UEFA melarang dua klub dengan pemilik yang sama berpartisipasi dalam kompetisi yang sama, mengingat MU bisa saja bertemu dengan Paris Saint-Germain (PSG) pada ajang Liga Champions. 

Menanggapi aturan UEFA sumber lain menyebut calon pembeli MU asal Qatar tidak akan ada masalah dengan kepemilikan Qatar Sports Investments (QSI), yang merupakan pemilik PSG. Nantinya uang investasi itu berasal dari dana individu dan bukan dana kekayaan negara. 

Daftar Calon Pembeli MU

Sejauh ini, belum ada komentar dari Manchester United terkait pengajuan pembelian oleh investor dari Qatar. Namun sudah ada sejumlah pesaing investor Qatar yang siap menjadi pemilik dari klub bola dunia ini. Simak ulasannya. 

1. Jim Ratcliffe

CEO grup bahan kimia INEOS, Ratcliffe adalah orang terkaya Inggris dan penggemar United seumur hidup yang lahir di Manchester. Dia tidak berhasil dalam upayanya untuk membeli Chelsea dan kini telah menyatakan ketertarikan resminya untuk membeli Manchester United.

Fans ingin dia mengambil alih, mengingat statusnya sebagai pendukung United . Dia dipahami tidak mau membayar 4 miliar poundstering atau setara dengan Rp73,06 triliun untuk United.

2. Arab Saudi

Meskipun mereka memiliki Newcastle , Dana Investasi Publik Arab Saudi (PIF) dikatakan telah mendaftarkan minat untuk membeli United, tetapi, seperti tawaran yang didukung Qatar dengan kepemilikan PSG, tawaran tersebut harus berasal dari grup investasi terpisah, untuk menghindari konflik kepentingan dan bertentangan dengan peraturan yang ada tentang kepemilikan multi-klub.

3. Elon Musk

Sementara itu, Elon Musk yang merupakan orang terkaya nomor dua di dunia, selalu membuat heboh jagat maya. Kehebohan muncul usai manusia terkaya di bumi ini berkicau akan membeli klub sepak bola Manchester United (MU).

"Tidak, ini adalah lelucon lama di Twitter. Saya tidak membeli tim olahraga apa pun," tulis Elon Musk pada 2022 lalu.

Namun pada 2023, ternyata bos Twitter melihat adanya peluang, sehingga Manchester United ini dikabarkan akan dibeli CEO Tesla dan SpaceX Elon Musk senilai 4,5 miliar poundsterling atau sekira Rp82,1 triliun.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Arlina Laras
Editor : Pandu Gumilar
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper