Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tragedi di Stadion Kanjuruhan, PSSI Pastikan Hukuman Berat Menanti Arema FC

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan alias Iwan Bule menginstruksikan jajarannya segera mengambil keputusan sanksi untuk Arema FC serta panpel.
Surya Dua Artha Simanjuntak
Surya Dua Artha Simanjuntak - Bisnis.com 03 Oktober 2022  |  05:47 WIB
Tragedi di Stadion Kanjuruhan, PSSI Pastikan Hukuman Berat Menanti Arema FC
Suasana Unjuk Rasa suporter sepakbola Indonesia atas Tragedi Kanjuruhan yang berlangsung di kawasan Stadiun Gelora Bung Karno, Jakarta Minggu (2/10/2022). - Bisnis/Surya Dua Artha
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Sekretaris Jenderal Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Yunus Nusi memastikan Arema Malang akan menerima sanksi berat buntut tragedi di Stadion Kanjuruhan pada Sabtu (1/10/2022) malam.

“Sanksi berat menunggu Arema Malang begitu juga dengan panpelnya [panitia pelaksana] karena kejadian ini, kejadian luar biasa dan sangat luar biasa,” ungkap Yunus kepada awak media di Stadion Madya Senayan, Jakarta, Minggu (2/10/2022).

Dia mengatakan, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan alias Iwan Bule sudah menginstruksikan jajarannya untuk segera mengambil keputusan terakit sanksi apa yang pantas diberikan kepada Arema serta panpel.

Yunus mengklaim, PSSI sudah pernah menyampaikan terkait standar operasional penyelenggaraan kompetisi. Oleh sebabnya itu, mereka akan melakukan investigasi kepada kejadian Kanjuruhan tersebut.

“PSSI pernah menyampaikan di regulasi tentang standar operasional penyelenggaraan sebuah kompetisi, sebelum pertandingan itu selalu disampaikan kepada PT LIB [Liga Indonesia Baru], baik kepada panpel, klub, tentang SOP penyelenggaraan sebuah kompetisi,” jelasnya.

Dia juga mengatakan, PSSI saat ini sudah membentuk Tim Investigasi untuk menyelidiki tragedi yang terjadi setelah laga Arema lawan Persebaya tersebut. Tim Investigasi, lanjutnya, dipimpin langsung oleh Ketua Umum (Ketum) PSSI Mochamad Iriawan.

“Tim Investigasi langsung dipimpin oleh Ketum PSSI. Ada tiga eksekutif yang juga ada di sana, beserta PT LIB [Liga Indonesia Baru] dan Komite,” ucap Yunus.

Dia menjelaskan, saat ini Tim Investigasi sudah berada di Malang. Mereka akan berkoordinasi dengan pihak keamanan, panitia pelaksana (panpel), serta tim Arema sendiri. Menurutnya, Tim Investigasi akan menyampaikan hasil temuannya pada sore atau malam hari ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

stadion Kanjuruhan Arema FC persebaya pssi
Editor : Anggara Pernando
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top