Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Hubungan Barcelona dan ManCity Memburuk Usai Messi Batal Pergi

Media Spanyol Sport menyebutkan bahwa sebelum drama Lionel Messi, Manchester City dan Barcelona tengah bernegosiasi untuk membarter bek Nelson Semedo dengan Joao Cancelo dan Eric Garcia. Namun setelah konflik Messi muncul negosiasi tersebut hilang tak berbekas.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 09 September 2020  |  19:24 WIB
Lionel Messi seusai mencetak gol kedua melawan Manchester United - REUTERS/Sergio Perez
Lionel Messi seusai mencetak gol kedua melawan Manchester United - REUTERS/Sergio Perez

Bisnis.com, JAKARTA - Hubungan antara Barcelona dengan Manchester City disebut retak setelah klub asal Inggris itu disebut siap membajak Lionel Messi jika hengkang dari Barcelona. Sebelumnya kedua klub dikabarkan tengah menjajakan untuk membarter pemain.

Media Spanyol Sport menyebutkan bahwa sebelum drama Lionel Messi, Manchester City dan Barcelona tengah bernegosiasi untuk membarter bek Nelson Semedo dengan Joao Cancelo dan Eric Garcia. Namun setelah konflik Messi muncul negosiasi tersebut hilang tak berbekas.

Manchester City memang sempat disebut sebagai calon klub baru Lionel Messi jika dia jadi hengkang dari Barcelona. Messi disebut telah berkomunikasi dengan Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, sesaat setelah dia memberitahukan Barcelona bahwa dia ingin hengkang.

Media-media Inggris juga sempat mengabarkan bahwa Manchester City telah menyiapkan kontrak dengan gaji tiga kali lipat dari yang didapatkan Lionel Messi di Barcelona. Syaratnya, Messi bisa memaksa pihak klub itu melepasnya secara gratis.

Kabar itu pun mendapat respon dari Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu. Dia sempat mengeluarkan ancaman akan menyeret Messi dan Manchester City ke meja hijau jika benar si pemain bergabung dengan klub tersebut.

Masalah seperti itu tampaknya bukan hal baru bagi Barcelona. Sebelumnya mereka disebut memiliki hubungan buruk dengan PSG yang menebus klausa pemutusan kontrak Neymar Jr pada 2017.

Saat itu Bartomeu marah besar karena menilai PSG tak memiliki etika dengan melakukan hal tersebut. Barcelona pun sempat meminta bantuan otoritas La Liga untuk mengadukan PSG ke FIFA dan arbitrase olahraga internasional. Akan tetapi masalah itu akhirnya selesai setelah PSG dinyatakan mendapatkan Neymar dengan cara yang legal.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Manchester City Barcelona

Sumber : Tempo

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top