Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Fulham Tak Mau Ulangi Kesalahan untuk Bertahan di Liga Brutal

Pelatih Fulham Scott Parker menegaskan timnya tak mau mengulang kesalahan 2 tahun lalu dengan habis-habisan mendatangkan pemain tetapi gagal bertahan di Liga Primer.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 05 Agustus 2020  |  13:12 WIB
Pelatih Fulham Scott Parker (tengah) setelah tim asuhannya promosi ke Liga Primer Inggris. - BBC
Pelatih Fulham Scott Parker (tengah) setelah tim asuhannya promosi ke Liga Primer Inggris. - BBC

Bisnis.com, JAKARTA – Pelatih Fulham Scott Parker yakin bahwa klub London itu akan belajar dari kegagalan mereka bertahan di Liga Primer Inggris pada musim 2018–2019 setelah promosi kembali ke kompetisi teratas.

Fulham memenangkan promosi dari Championship (divisi 2) ke Liga Primer melalui play-off 2 tahun lalu, tetapi setelah sejumlah perekrutan yang mahal, kembali turun kasta setelah hanya satu musim di Liga Primer.

Parker memimpin Fulham kembali ke Liga Primer dengan kemenangan 2–1 atas Brentford di final play-off di Wembley pada Rabu (5/8/2020) dini hari WIB.

"Ada beberapa kesalahan yang jelas dilakukan terakhir kali," kata mantan gelandang Inggris itu. "Kami akan belajar dari itu. Kami perlu belajar dari itu. Kami akan menuju liga terbaik di dunia, pemain terbaik, tim terbaik ... ini liga brutal, dan saya menyadari tantangan di depan.”

"Apa yang kami coba bangun dan apa yang kami coba latih pada para pemain ini, di klub ini, adalah beberapa fondasi inti."

"Anda dapat memiliki bakat sebanyak yang Anda inginkan, tetapi jika Anda tidak membangun klub sepak bola di atas beton dan Anda membangunnya di atas pasir, pada akhirnya itu akan menjadi naik rollercoaster.”

"Jita bisa tumbuh bertahap. Ini sulit, tetapi jika kita tidak bisa, kita masih punya fondasi inti," kata pelatih 39 tahun itu, yang memiliki 18 caps untuk Timnas Inggris, serta menutup karir bermain di Fulham pada 2017, setelah berseragam Charlton Athletic, Norwich, Chelsea, Tottenham, West Ham, dan Newcastle.

Fulham menghabiskan lebih dari 100 juta pound sterling untuk mendatangkan pemain baru setelah mengalahkan Aston Villa di final play-off 2018, tetapi mereka berjuang sepanjang musim berikutnya di Liga Primer dan terdegradasi lagi ke Championship dengan masih tersisa lima pertandingan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Liga Inggris fulham

Sumber : BBC

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top