Hasil Derbi Milan, Begini Komentar Pelatih Inter Milan dan AC Milan

Hasil itu tak ayal membuat Stefano Pioli, pelatih AC Milan berang, sedangkan Antonio Conte, pelatih Inter Milan menilai itu sebagai momen penting bagi timnya.
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 10 Februari 2020  |  11:21 WIB
Hasil Derbi Milan, Begini Komentar Pelatih Inter Milan dan AC Milan
Antonio Conte - Reuters/Scott Heppell

Bisnis.com, JAKARTA - Derbi Milan dalam pekan ke - 23 Liga Italia Seri A berakhir untuk kemenangan Inter Milan atas AC Milan dengan skor akhir 4 - 2.

Sempat unggul 0 - 2 pada babak pertama, Rossoneri justru kebobolan 4 gol pada babak kedua. Marcelo Brozovic dan Matias Vecino dengan cepat menyamakan kedudukan pada babak kedua, kemudian sundulan Stefan de Vrij dan tandukan terakhir dari Romelu Lukaku memastikan kemenangan Inter 4 - 2.

Hasil itu tak ayal membuat Stefano Pioli, pelatih AC Milan berang.  Apalagi, Rossoneri mendominasi babak pertama dan unggul melalui gol Zlatan Ibrahimovic dan Ante Rebic.

"[Saya] marah dengan pemain saya, karena kami memiliki tugas bertahan," ujarnya seperti dilansir Football Italia, Senin (10/2/2020).

Pioli menilai timnya memiliki banyak peluang pada babak pertama. Dia bahkan menilai AC Milan layak menang di atas skor 2 - 0 pada paruh pertama itu.

Di sisi lain, dia menyoroti lemahnya lini pertahanan dan mentalitas pemainnya pada babak kedua.

“Sayangnya, mentalitas mengubah permainan. Kebobolan dua gol dalam tiga-empat menit membuat semuanya berbeda."

Pioli mengaku bahwa telah memperingatkan anak asuhnya tentang tensi pertandingan Derbi Milan. Namun, sejumlah instruksinya tidak dijalankan.

“Kami memiliki kesempatan di akhir pertandingan untuk menyamakan kedudukan 3-3 melalui Ibra, tetapi kami terganggu dengan gol mereka. Inter adalah tim yang jauh lebih berpengalaman dan lebih terbiasa bermain dengan intensitas tertentu. Kami juga tidak beruntung," tegasnya.

Sementara itu, pelatih AC Milan Antonio Conte menilai kemenangan tersebut kemenangan di Derby Della Madonnina itu menjadi momen kunci bagi timnya pada musim ini.

Apalagi, Inter berhasil bangkit setelah tertinggal dua gol. "Itu malam yang istimewa, itu pasti," ujarnya.

Dalam sejarahnya, Nerazzurri hanya sekali menang dalam derbi setelah tertinggal setidaknya dua gol. Itu terjadi pada November 1949 dengan skor akhir 6 - 5. 

"Babak pertama kami kesulitan nyata, mungkin lebih dari yang pernah kami alami pada musim ini. Namun, kami melakukannya dengan baik pada babak kedua untuk mendapatkan keseimbangan kembali," ujarnya.

Dengan hasil tersebut, Inter berada di puncak klasemen Liga Italia Seri A bersama Juventus. Kedua klub itu unggul satu poin atas Lazio yang berada di peringkat ketiga.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Liga Italia, ac milan, inter milan

Editor : Oktaviano DB Hana
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top