Buntut Kerusuhan, Final Leg Kedua Copa Libertadores Ditunda Lagi

Pertandingan leg kedua Copa Libertadores antara tuan rumah River Plate dan Boca Juniors tertunda lagi untuk kedua kali dan belum ditentukan kapan dijadwalkan untuk digelar.
M. Syahran W. Lubis | 26 November 2018 13:31 WIB
Suporter River Plate di bawah pengawalan polisi setelah terjadi serangan terhadap bus yang membawa para pemain Boca Juniors pada Minggu (25/11/2018) pagi WIB. Pertandingan leg kedua final Copa Libertadores sempat ditunda ke Senin (26/11/2018) pagi WIB, tetapi kemudian kembali ditunda hingga waktu yang belum dapat ditentukan. - Reuters/Martin Acosta

Bisnis.com, JAKARTA – Pertandingan leg kedua Copa Libertadores antara tuan rumah River Plate dan Boca Juniors tertunda lagi untuk kedua kali dan belum ditentukan kapan dijadwalkan untuk digelar.

Copa Libertadores merupakan turnamen antarklub se-Amerika Selatan level teratas dan berada di naungan Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan (Conmebol), setara dengan Liga Champions di Eropa. Untuk tahun ini mempertemukan dua klub Argentina, Boca Juniors dan River Plate.

Final leg kedua sedianya digelar pada Minggu (25/11/2018) pagi WIB, tetapi terpaksa ditunda karena para suporter River Plate menyerang bus yang membawa para pemain Boca Junior ketika mendekat Stadion Monumental Antonio Vespucio Liberti di Buenos Aires, ibu kota Argentina, markas River.

Akibat serangan itu, kaca-kaca bus pecah dan sejumlah pemain Boca terluka. Meski begitu, Conmebol memutuskan laga tetap digelar, hanya ditunda sehari menjadi Senin (26/11/2018) pagi WIB.

Namun, beberapa jam sebelum pertandingan yang dijadwal ulang itu dimulai, Boca menyatakan kondisi tidak memungkinkan untuk pertandingan digelar dalam kondisi yang tidak fair menginjgat sejumlah pemkain mereka cedera akibat serangan pada Minggu pagi WIB.

Boca Juniors dan River Plate merupakan dua tim kondang Argentina dengan rivalitas sangat tinggi. Apalagi pertandingan final Copa Libertadores ini jauh lebih tinggi gengsinya dibandingkan dengan pertemuan domestik kompetisi Argentina.

Boca menjuarai Copa Libertadores sebanyak enam kali sepanjang sejarah yakni edisi 1977, 1978, 2000, 2001, 2003, dan 2007. Jumlah itu hanya kalah satu dibandingkan dengan Independiente, juga klub Argentina, yang selalu menang saat telah tiba di final.

Sementara itu, River Plate juara tiga kali yakni pada edisi 1986, 1996, dan 2015.

Di kompetisi domestik Argentina, kedua tim juga meraja. Boca Juniors, yang kini diperkuat Carlos Tevez, juara 33 kali, sedangkan River Plate juara 36 kali sepanjang sejarah.

Sebenarnya, tindakan fans River menyerang bus para pemain Boca berpotensi merugikan ti kesayangan mereka jika pada akhirnya Conmebol memutuskan laga final leg kedua tak memungkinkan untuk digelar sehingga trofi kemenangan diserahkan kepada Boca.

Itu sangat merugikan River sebab dalam final leg pertama di markas Boca Juniors, Stadion Slberto Jose Armando, juga di Buenos Aires, pada Senin (12/11/2018) pagi WIB River berhasil memaksakan skor imbang 2 - 2.

Sumber : Reuters

Tag : boca juniors, copa libertadores, river plate
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top