Dapat Dukungan dari Presiden Jokowi, Egy Maulana Tegaskan 100% Indonesia

Bintang muda sepak bola Indonesia yang akan merumput di klub Polandia Lechia Gdansk, Egy Maulana Vikri bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Junat (23/3/2018).
Yodie Hardiyan | 23 Maret 2018 13:23 WIB
Menteri Pemuda dan Olah Raga Imam Nahrawi (kanan) dan pesepakbola Egy Maulana Vikri bersiap bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (23/3/2018)./JIBI - Amanda Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA — Bintang muda sepak bola Indonesia yang akan merumput di klub Polandia Lechia Gdansk, Egy Maulana Vikri bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Junat (23/3/2018).

Bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Egy Maulana diterima secara pribadi dengan Presiden sekitar 30 menit. Mereka sempat berbicara tentang sejumlah hal.

"Saya merasa senang, bangga juga bisa diundang ke sini. Dikasih support sama Pak Presiden supaya terus belajar lebih baik lagi agar tetap tidak pernah besar kepala, harus selalu bersyukur," kata Egy Maulana yang kerap dijuluki Lionel Messi-nya Indonesia itu.

Egy mengatakan dirinya wajib membela tim nasional Indonesia apabila dipanggil oleh tim. Pernyataan itu sekaligus membantah dugaan sejumlah orang bahwa dirinya akan pindah negara. "Enggak bakal. Saya 100% Indonesia," katanya.

Sementara itu, Imam Nahrawi mengatakan Presiden berharap supaya lebih banyak pesepak bola Indonesia yang berkarier di luar negeri seperti Egy.

"Tadi Bapak Presiden betul-betul ingin lebih banyak lagi Egy-Egy baru yang menyusul Egy ke luar negeri," katanya seusai menemui Presiden.

Harapan Jokowi itu, menurut Imam, supaya lebih banyak pesepakbola Indonesia yang memiliki pengalaman, pengetahuan, dan kedisiplinan tinggi.

Imam mengatakan ini bukan cuma soal bermain sepakbola tapi juga membawa nama baik bangsa Indonesia.

Tag : jokowi, sepak bola, tim nasional
Editor : Stefanus Arief Setiaji

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top