Bukan Lagi Special One, Ini Julukan Mourinho Tentangnya di MU

Pelatih MU Jose Mourinho mengaku semakin matang dan bisa mengendalikan emosi.
Newswire | 21 Maret 2017 10:34 WIB
Jose Mourinho - Reuters/Hannah McKay

Bisnis.com, JAKARTA - Setelah Manchester United menang 3-1 melawan Middlesbrough 3-1, pelatih MU Jose Mourinho berkata kepada France Football bahwa dia semakin matang dan bisa mengendalikan emosi.

Dengan demikian, dia pun menjadi manajer yang lebih baik dan tidak lagi terobsesi terhadap hasil pertandingan seperti terjadi sebelum ini dalam kariernya.

Mourinho selama musim ini menghadapi masalah dengan Football Association menyangkut beberapa perkara menyusul insiden yang terjadi sewaktu melawan West Ham, Liverpool dan Burnley.

Lama dijuluki The Special One, Mourinho, ketika ditanya apa dirinya kini setelah bergabung dengan MU, menjawab "Saya akan bilang, 'The Calm One'".

"Semua orang mengharapkan saya membuat masalah. Tetapi satu-satunya masalah yang saya buat sekarang adalah ketika saya menendang botol air di depan saya (sewaktu MU melawan West Ham sebagai reaksi atas kartu kuning kepada Paul Pogba). Saya diusir dan harus membayar denda karena hal itu."

"Itu masalah saya: ketika saya agak frustrasi, saya tendang botol. Itu satu-satunya ledakan emosi saya sejak kedatangan saya (ke MU) 8 bulan lalu. Kini, saya menjadi 'The Calm One'. Katakanlah begitu, mungkin besok saya diusir dari lapangan."

Bos MU ini mengaku masih tetap seambisius dulu dalam soal mengejar sukses, tetapi kini dia mampu menularkan ketenangan dia kepada skuatnya.

"Mourinho adalah orang yang berusaha menjadi yang sebaliknya dari apa itu manajer. Dia berusaha berubah bijak, tenang," kata dia tentang dirinya sendiri.

"Sekarang saya merasa baik-baik saja dengan kepribadian saya sebagai manusia. Saya matang, saya lebih tenang. Menang tidak lagi menjadi perlambang bulan, dan kekalahan tidak lagi sebagai neraka," lanjutnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
liga inggris, manchester united, jose mourinho

Sumber : Antara/ESPN

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top