Bisnis.com, JAKARTA - Pelatih asal Portugal Jose Mourinho menjadi buah bibir karena tingkah lakunya saat memimpin Fenerbahce melawan Galatasary di Piala Turki.
Fenerbahce tersingkir di perempat final Piala Turki 2024-2025 setelah kalah 1-2 dari Galatasaray, Kamis (3/4/2025).
Dalam pertandingan yang digelar di Ulker Stadium, tuan rumah Fenerbahce tertinggal lewat gol Victor Osimhen pada menit ke-10.
Eks penyerang Napoli itu menggandakan keunggulan Galatsaray lewat titik penalti pada menit ke-27.
Fenerbahce memperkecil ketertinggalan melalui gol Sebastian Szymanski meneruskan umpan Talisca pada injury time babak pertama.
Pada babak kedua pertandingan berlangsung dalam tensi tinggi. Total ada 9 kartu kuning yang dikeluarkan oleh wasit, 5 untuk Fenerbahce dan 4 untuk Galatasaray.
Baca Juga
Situasi makin memanas pada menit-menit akhir. Ada 3 kartu merah yang keluar pada laga ini.
Pemain Fenerbahce Mert Hakan Yandas diusir wasit, sementara Karem Demirbay dan Baris Alper Yilmaz dari Galatasaray juga menerima kartu merah.
Ketegangan di akhir laga itu juga merembet ke friksi antara kedua juru taktik.
After Fenerbahçe’s Turkish Cup loss to Galatasaray, José Mourinho appeared to pinch the nose of Galatasaray manager Okan Buruk pic.twitter.com/QmlUJeJMS1
— ESPN FC (@ESPNFC) April 2, 2025
Jose Mourinho yang menukangi Fenerbahce terlibat keributan dengan pelatih Galatasaray Okan Buruk.
Dalam video yang beredar di media sosial, pelatih beralias The Special One itu kedapatan meremas hidung Buruk.
Fenerbahçe manager Jose Mourinho to Galatasaray manager Okan Buruk. pic.twitter.com/BF7hk23AFF
— EuroFoot (@eurofootcom) April 2, 2025
Menerima "serangan" Mourinho, Buruk langsung terjatuh sambil memegangi hidungnya. Mourinho pun terlibat cekcok dengan pemain Galatasaray.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan mengenai hukuman yang diberikan kepada Mourinho.