Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Madrid Bayar 120 Jura Euro? Dortmund Buka Pintu Keluar Aubameyang

Klub Bundesliga Jerman Borussia Dortmund membuka kemungkinan melepas striker Pierre-Emerick Aubameyang dengan patokan nilai transfer yang akan menjadi rekor dunia.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 31 Maret 2016  |  01:48 WIB
Pierre-Emerick Aubameyang - Reuters
Pierre-Emerick Aubameyang - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Klub Bundesliga Jerman Borussia Dortmund membuka kemungkinan melepas striker Pierre-Emerick Aubameyang dengan patokan nilai transfer yang akan menjadi rekor dunia.

Kesiapan Dortmund untuk menjual ujung tombak Timnas Gabon itu dikemukakan oleh Direktur Sport Hans-Joachim Watzke pada Rabu (30/3/2016).

Bukan rahasia lagi bahwa Aubameyang sangat berhasrat untuk memperkuat klub La Liga Spanyol Real Madrid yang merupakan 10 kali juara Liga Champions Eropa.

Berdasarkan keinginan pemain itu pulalah maka bermunculan kabar yang mengaitkan sang bomber dengan kepindahan sensasional pada akhir musim 2015-2016.

Sejumlah laporan yang berkembang di Spanyol menyebutkan bahwa Real Madrid bersiap menggelontorkan dana besar yang bakal memecahkan rekor yang paling mahal sebelumnya saat memboyong Gareth Bale dari Tottenham Hotspur.

Watzke menyatakan kepada Kicker apabila ada yang siap membayar fee 100 juta hingga 120 juta euro untuk Aubameyang, yang mencetak 35 gol untuk Dortmund di semua kompetisi musim ini, maka pembicaraan transfer pun akan dibuka.

Aubameyang sebenarnya terikat kontrak dengan Dortmund dengan durasi selama 5 tahun terhitung sejak Juli tahun lalu. Dia secara pribadi menegaskan bahwa dia merasa nyaman bersama Dortmund. “Kontrak saya di Dortmund sampai 2020. Saya merasa sangat baik di sini.”

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

real madrid dortmund Timnas Gabon

Sumber : Soccerway

Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top