Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dipecat Chelsea, Hati Tuchel Hancur Berantakan

Pelatih asal Jerman, Thomas Tuchel, mencurahkan isi hatinya usai dipecat oleh Chelsea.
Taufan Bara Mukti
Taufan Bara Mukti - Bisnis.com 12 September 2022  |  12:46 WIB
Dipecat Chelsea, Hati Tuchel Hancur Berantakan
Thomas Tuchel/Antara - Reuters
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Pelatih asal Jerman, Thomas Tuchel, mencurahkan isi hatinya usai dipecat oleh Chelsea.

Thomas Tuchel diberhentikan dari posisi manajer Chelsea setelah serangkaian hasil buruk pada awal musim ini.

Puncaknya, ketika Chelsea kalah 0-1 dari Dinamo Zagreb pada matchday pertama Liga Champions pekan lalu.

Beberapa jam usai Chelsea kalah dari Zagreb, manajemen The Blues mengumumkan pemecatan Thomas Tuchel.

Tuchel mengaku hatinya hancur setelah dipecat. Pelatih berusia 49 tahun itu mencurahkan perasaannya di media sosial.

"Ini adalah salah satu pernyataan saya yang paling sulit yang harus saya tulis yang saya harapkan tak perlu saya lakukan selama sekian lama," tulis Thomas Tuchel dalam unggahan di Twitter.

"Saya merasa hancur bahwa masa bakti saya di Chelsea harus berakhir. Ini adalah klub yang saya anggap rumah, baik secara profesional maupun pribadi," tutur dia.

Tak perlu menunggu lama, Chelsea langsung mengumumkan manajer baru menggantikan Tuchel. Graham Potter resmi ditunjuk sebagai pelatih baru bagi Cesar Azpilicueta dan kawan-kawan.

Graham Potter mengambil alih posisi kepelatihan Chelsea usai diboyong dari tim kuda hitam Liga Inggris, Brighton & Hove Albion.

"Kebanggaan dan rasa riang yang saya rasakan saat membawa tim ini menjuarai Liga Champions dan Piala Dunia Antarklub akan tetap abadi tersimpan. Saya merasa terhormat telah menjadi bagian dari sejarah klub ini dan kenangan dalam 19 bulan terakhir akan selalu mendapatkan tempat spesial dalam hati saya," tulis Tuchel.

Tuchel sendiri langsung membawa dampak ketika menggantikan Frank Lampard pada Januari 2021 sampai mengantarkan The Blues menjuarai Liga Champions setelah mengalahkan Manchester City dalam final.

Namun hal itu belum cukup. Rentetan hasil buruk pada awal musim ini membuat Tuchel kehilangan posisinya setelah baru enam pertandingan memimpin tim di Liga Inggris.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

chelsea Thomas Tuchel Liga Champions Liga Inggris Graham Potter
Editor : Taufan Bara Mukti
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top