Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ancaman Degradasi Masih Ada, Lampard Minta Everton Tak Terlena

Sebagai informasi, The Toffees menang tipis dalam laga di kandang, Goodison Park, Senin, tersebut berkat gol semata wayang Richarlison di menit ke-46.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 02 Mei 2022  |  19:38 WIB
Pelatih Everton, Frank Lampard - Football 365
Pelatih Everton, Frank Lampard - Football 365

Bisnis.com, JAKARTA - Kendati sukses membawa Everton mengalahkan Chelsea dengan skor 1-0, pelatih Everton Frank Lampard mengingatkan para pemainnya bahwa ancaman degradasi masih ada.

Sebagai informasi, The Toffees menang tipis dalam laga di kandang, Goodison Park, Senin (2/5/2022) tersebut berkat gol semata wayang Richarlison di menit ke-46.

Gol ini merupakan buah kejelian Richarlison dan Demarai Gray yang membayangi kapten Chelsea, Cesar Azpilicueta dan memanfaatkan kesalahan operannya, karena Azpilicueta tampak terlalu santai saat membawa bola di garis pertahanan.

Namun, kendati Lampard sukses membawa Everton menang dari klub 'mantan' tempatnya dulu bermain sekaligus menjalani karir kepelatihan pada 2019-2021, klub asuhannya masih berada di posisi ke-18 dalam klasemen, alias tiga terbuncit berada di batas ambang degradasi.

"Nikmati hasil ini, anggap pemulihan mental, tapi kami paham betul bagaimana situasi sekarang dan bagaimana pentingnya untuk terus menang. Jadi fokus saya tetap bersiap dengan baik menghadapi laga selanjutnya," ujarnya di laman resmi Everton (evertonfc.com), dikutip Senin (2/5/2022).

Saat ini Everton mengumpulkan 32 poin dari 33 pertandingan, selisih dua poin dari Burnley dan Leeds United yang sama-sama mengumpulkan 34 poin dari 34 pertandingan.

Artinya, apabila Burnley atau Leeds memenangkan semua pertandingan tersisa sekalipun, Everton masih punya peluang bertahan di Premier League asalkan juga mampu mengoptimalkan raihan poin di 5 pertandingan tersisa yang akan dihadapinya.

"Tetap saja kondisinya kami masih terancam zona degradasi walaupun punya satu extra game, sehingga menjaga semangat merupakan keniscayaan. Terlebih, masih ada satu klub papan atas yang akan kami hadapi," tambahnya.

Perincian sisa laga Everton sampai akhir musim, yaitu laga tandang melawan Leicester City dan Watford, kemudian laga kandang melawan Brentford dan Crystal Palace. Terakhir, Everton harus bertandang ke markas Arsenal.

Adapun, Lampard pada laga melawan Chelsea tampak emosional, sebab melihat totalitas pendukung Everton yang memberikan semangat buat tim, terutama di saat-saat ini yang notabene merupakan salah satu masa-masa tersulit buat klub.

Sebagai informasi, klub asal Liverpool ini merupakan salah satu klub pendiri Liga Inggris yang tercatat menjadi salah satu klub terlama di kasta teratas kompetisi, karena Everton terakhir kali terdegradasi pada musim 1950-1951 dan kembali pada musim 1953-1954.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Liga Inggris everton
Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Banner E-paper
To top