Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dihabisi Bayern Munchen, Bek Barcelona Pique Mengaku Malu & Hancur

Pemain belakang Barcelona Gerard Pique mengaku hancur dan malu setelah runner-up La Liga Spanyol itu dihabisi juara Jerman Bayern Munchen di perempat final Liga Champions Eropa.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 15 Agustus 2020  |  07:47 WIB
Dihabisi Bayern Munchen, Bek Barcelona Pique Mengaku Malu & Hancur
Bek Barcelona Gerard Pique - Reuters
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Gerard Pique, pemain andalan FC Barcelona di barisan pertahanan, menyerukan perubahan radikal di semua lini setelah klub Katalunya tersebut dipermak habis oleh juara Jerman Bayern Munchen dengan skor mencolok 2–8.

Kekalahan dalam pertandingan perempat final di Stadion Da Luz di Lisbon, Portugal, pada Sabtu (15/8/2020) dini hari WIB itu dianggap menjadi masa paling gelap dalam sejarah klub Katalunya tersebut.

"Kami hancur, malu adalah kata yang cocok menggambarkan perasaan saya. Kami gagal bersaing seperti ini karena ini bukan yang pertama, kedua, atau ketiga kalinya hal ini terjadi. Ini sangat menyakitkan, tetapi saya harap ini memiliki hikmah tertentu," kata Pique seusai laga seperti dilansir Reuters.

Pique bahkan mengaku siap untuk meninggalkan Barcelona agar klubnya berubah menjadi lebih baik. Bek Spanyol berusia 33 tahun tersebut adalah salah satu pemain yang masih bertahan dari skuad juara Liga Champions 2009 ketika dan memulai era keemasan Barcelona di bawah pelatih Pep Guardiola.

Pique juga menyiratkan bahwa para petinggi Barcelona bersalah, termasuk Presiden klub Josep Maria Bartomeu, atas kesulitan yang dihadapi timnya saat ini dan ingin adanya perubahan di posisi teratas klub tersebut.

"Kami semua perlu merefleksikan secara mendalam, klub memerlukan banyak perubahan, saya tidak berbicara tentang pelatih atau pemain, saya tidak ingin menunjuk siapa pun, tetapi klub membutuhkan perubahan pada level struktural," paparnya.

"Bila darah baru perlu datang untuk klub menjadi lebih baik, saya siap diganti dan saya akan menjadi orang pertama yang pergi bila perlu, karena tampaknya kami telah mencapai titik terendah. Kami semua harus merenungkan apa yang terbaik untuk klub."

Pelatih Barca Quique Setien Solar sudah pasti bakal menjadi sasaran kritik atas kekalahan memalukan tersebut. Ketika ditanya apakah dia bakal tetap melatih Lionel Messi dan kawan-kawan musim depan, eks pelatih Real Betis tersebut enggan berspekulasi.

"Saya tidak akan membahas semua itu karena saya baru berada di sini selama 6 bulan, tetapi mengingat ini adalah Pique, pasti sebagian dari apa yang dia katakan adalah benar," kata lelaki berusia 61 tahun itu.

"Jami merasa sangat frustrasi dan yang bisa kami lakukan hanya membuat kesimpulan dan memikirkan masa depan. Barca klub yang sangat hebat sehingga ini akan menyebabkan banyak kerugian bagi kami dan jelas beberapa hal harus diubah. Ini kekalahan yang sangat menyakitkan," kata Setien.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Liga Champions Barcelona Bayern Munchen

Sumber : Antara/Reuters

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top