Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Gaji Mau Dipotong, Barcelona Terpecah Jadi Tiga Kubu

Terakhir, kubu yang meminta Barcelona menunggu Asosiasi Pesepakbola di Liga Spanyol (AFE) memberikan pendapatnya. AFE kabarnya telah bekerja bersama otoritas Liga Spanyol (La Liga) untuk membicarakan masalah ini.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 26 Maret 2020  |  16:54 WIB
Bek FC Barcelona Jordi Alba - Reuters/Albert Gea
Bek FC Barcelona Jordi Alba - Reuters/Albert Gea

Bisnis.com, JAKARTA - Rencana Barcelona untuk melakukan pemotongan gaji terhadap seluruh pemain dan tenaga profesionalnya menghadapi sandungan. Tak seluruh pemain Barcelona sepakat dengan kebijakan yang akan dikeluarkan Presiden Josep Maria Bartomeu tersebut.

Media Spanyol Sport menyatakan bahwa setidaknya ada tiga suara yang bergema dari ruang ganti Barcelona soal pemotongan gaji tersebut. Suara pertama adalah suara yang total menolak kebijakan tersebut.

Meski tak memperinci siapa saja yang menentang kebijakan tersebut, Sport menuliskan bahwa mereka tak bisa memahami kebijakan tersebut. Pasalnya, menurut mereka selama ini Barcelona tak memiliki manajemen finansial yang baik.

Misalnya soal pembelian sejumlah pemain yang dinilai gagal bersinar. Hal itu membuat mereka akhirnya mempertanyakan kenapa manajemen menekan mereka di saat krisis seperti ini. Mereka mendesak diberlakukannya manajemen finansial yang baik.

Kubu kedua adalah mereka yang menerima kebijakan tersebut. Pemain dalam kubu ini, menurut laporan yang sama, telah meminta pengacara mereka untuk mempelajari proposal kebijakan yang diajukan Barcelona. Meskipun demikian, secara umum mereka tak menolak jika Barcelona memotong gajinya sementara waktu.

Terakhir, kubu yang meminta Barcelona menunggu Asosiasi Pesepakbola di Liga Spanyol (AFE) memberikan pendapatnya. AFE kabarnya telah bekerja bersama otoritas Liga Spanyol (La Liga) untuk membicarakan masalah ini.

Menurut laporan itu AFE dan LaLiga telah menyepakati sejumlah opsi. Salah satu opsinya adalah setiap klub diperbolehkan memotong gaji para pemain sebesar 10 persen jika Liga Spanyol tak juga bergulir hingga 30 Juni. Potongan sebesar 10 persen itu nantinya harus ditanggung oleh LaLiga.

Kesepakatan lainnya adalah AFE menjamin semua pemain akan mau bermain setiap dua hingga tiga hari sekali jika Liga Spanyol kembali bergulir. Namun, menurut Sport, setiap pemain divisi satu dan dua Liga Spanyol akan mendapatkan tambahan gaji sebesar 15 hingga 20 persen.

Barcelona sendiri sebelumnya dikabarkan akan meminta para pemainnya menurunkan gaji sebesar 70 persen selama Liga Spanyol dibekukan karena masa darurat virus corona. Pemotongan tersebut diberlakukan untuk semua pihak, tak terkecuali para petinggi klub.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Barcelona

Sumber : Tempo

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top