Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Tips Buat Pelatih Sekolah Bola dari Francis Wawengkang

Pelatih sekolah sepak bola harus mendedikasikan dirinya sebagai pelatih sekaligus pendidik atau coach-educator karena melatih pemain bola usia dini butuh pendekatan lebih ketimbang pemain senior.
Hendra Wibawa
Hendra Wibawa - Bisnis.com 04 Agustus 2019  |  11:51 WIB
Pelatih Tira Persikabo Rahmad Darmawan (berdiri kelima dari kiri) dan Asisten Pelatih Francis R Wawengkang (ketujuh dari kiri). BISNIS
Pelatih Tira Persikabo Rahmad Darmawan (berdiri kelima dari kiri) dan Asisten Pelatih Francis R Wawengkang (ketujuh dari kiri). BISNIS

Bisnis.com, CIBINONG – Asisten pelatih Tira Persikabo Francis Raynald Wawengkang punya tips khusus bagi pelatih sekolah sepak bola di Indonesia yang ingin mencetak calon pemain sepak bola senior mumpuni.

Menurutnya, pelatih sekolah sepak bola harus mendedikasikan dirinya sebagai pelatih sekaligus pendidik atau coach-educator karena melatih pemain bola usia dini butuh pendekatan lebih ketimbang pemain senior.

“Kalau coach itu tak hanya pelatih tapi juga pendidik, coach-educator. Artinya, tingkah laku pelatih jadi contoh juga bagi anak didiknya,” katanya dalam Sesi Meet and Greet Pemain Tira Persikabo dalam ajang Festival Sepak Bola Usia Dini Anniversary SSB Kabomania Present Tira Persikabo di Stadion Mini Cibinong Kabupaten Bogor, Minggu (4/8/2019).

Dia menerangkan berprofesi sebagai pelatih sekaligus pendidik di sekolah sepak bola memang susah tapi harus dilakukan demi menginspirasi para pemain sepak bola usia dini. Selama ini, pelatih sepak bola usia dini tidak sadar bahwa dirinya sebagai pendidik sehingga tingkah lakunya akan dicontoh oleh peserta didiknya.

Saat pelatih yang memprotes wasit di hadapan pemain bola usia dini, Francis mencontohkan hal itu akan dicontoh oleh pemainnya. “Ada juga pelatih yang sukanya memarahi pemain yang tidak buat croossing, padahal pemain itu belum pernah diajari cara croossing,” paparnya.

Seharusnya, imbuhnya, pelatih sekolah sepak bola mengajari dulu cara crossing bola yang baik baru memberikan arahan jika tak melakukan saat bermain.

Selain itu, Francis juga memberikan saran kepada orang tua agar mendukung anaknya tanpa memberikan beban berlebih kepada pelatih harus menang saat bermain karena main sepak bola usia dini lebih ditekankan kepada pengalaman bermain.

“Sungguh berat, apalagi buat pelatih jika tak ada dukungan orang tua. Pelatih itu sangat butuh dukungan dari orang tua,” paparnya.

Festival Sepak Bola Usia Dini Anniversary SSB Kabomania Present Tira Persikabo berpusat di Stadion Mini Cibinong Bogor digelar setiap akhir pekan pada Juli dan awal Agustus 2019.

Jadwal pertandingan festival itu yaitu pada 13 Juli 2019 untuk kelompok umur (KU) 8 tahun, pada 14 Juli 2019 untuk KU 9 tahun, pada 20 Juli 2019 untuk KU 10 tahun dan pada 21 Juli 2019 untuk KU 11 tahun, pada 27 Juli 2019 untuk KU 12 tahun dan pada 3-4 Agustus untuk KU 13 tahun.

Selain didukung oleh PS Tira Persikabo, ajang sepak bola usia dini itu juga didukung oleh PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE), Milo dan Oasis.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Tira Persikabo SSB Kabomania
Editor : Hendra Wibawa
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top