Riyad Mahrez Antar Aljazair ke Final Piala Afrika, Hadapi Senegal & Sadio Mane

Bintang sekaligus kapten Timnas Aljazair Riyad Mahrez mencetak gol dari tendangan bebas untuk mengantarkan negaranya ke final Piala Afrika 2019 setelah mengalahkan Nigeria 2 - 1.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 15 Juli 2019  |  06:13 WIB
Riyad Mahrez Antar Aljazair ke Final Piala Afrika, Hadapi Senegal & Sadio Mane
Pemain Aljazair merayakan gol Riyadf Mahrez (kedua kanan) ke gawang Nigeria. - Reuter/Amr Abdallah Dalsh

Bisnis.com, JAKARTA – Bintang sekaligus kapten Timnas Aljazair Riyad Mahrez mencetak gol dari tendangan bebas untuk mengantarkan negaranya ke final Piala Afrika 2019 setelah mengalahkan Nigeria 2 - 1 di semifinal di Stadion Internasional Kairo, Mesir, Senin (15/7/2019) dini hari WIB.

Di final yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis (20/7/2019) dini hari WIB yang juga akan digelar di Stadin Internasional Kairo, Aljazair akan berhadapan dengan Senegal yang beberapa jam sebelumnya menang dengan skor tipis 1 - 0 akibat gol bunuh diri pemain Tunisia.

Mendapatkan tendangan bebas, Riyad Mahrez, yang sehari-hari merumput bersama Manchester City, dengan dingin melepaskan tendangan bebas ke tiang jauh yang tak terjangkau kiper Daniel Akpeyi, tepat pada menit terakhir injury time, demikian catatan laman resmi turnamen.

Mahrez juga berperan besar membuka keunggulan Aljazair pada menit ke-40 setelah umpan tariknya gagal dihalau William Troost-Ekong untuk berbuah gol bunuh diri.

Nigeria menyamakan kedudukan pada menit ke-72 lewat eksekusi penalti Odion Ighalo, tetapi ambisi tim yang dihuni deretan pemain muda itu pupus oleh tendangan bebas Mahrez.

Aljazair tampil lebih agresif pada awal laga, tetapi sontekan jarak dekat Baghdad Bounedjah menyambut umpan silang Youcef Belaili masih melenceng dari sasaran, sedangkan tembakan Ismael Bennacer dari luar kotak penalti membentur barisan pertahanan Nigeria.

Di bawah gelombang tekanan dari Aljazair, kapten Timnas Nigeria Ahmed Musa berusaha melepaskan tembakan spekulasi dari luar kotak penalti, tetapi bola mengarah tepat ke pelukan kiper Rais M'Bolhi.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-40 setelah Riyad Mahrez mengakhiri aksinya menyusur dari sisi kanan dengan umpan tarik keras yang berusaha ditahan Troost-Ekong, tetapi laju bola terlalu keras dan hanya memantul untuk kemudian masuk ke gawang Nigeria sebagai gol bunuh diri.

Memasuki babak kedua Nigeria berusaha mengambil alih kendali permainan hingga akhirnya Peter Etobo melakukan tembakan dari luar kotak penalti yang mengenai tangan Aissa Mandi pada menit ke-66.

Wasit Bakary Gassama dari Gambia sempat mengabaikan insiden itu sampai pada hampir 2 menit kemudian dia meninjau tayangan ulang video asisten wasit (VAR) dan akhirnya menunjuk titik putih untuk Nigeria.

Kesempatan itu dimanfaatkan dengan baik oleh Ighalo guna memperdaya M'Bolhi untuk menyamakan kedudukan 1 - 1 pada menit ke-73.

Selepas itu, Aljazair berjibaku untuk mencari gol kemenangan dan hampir bersorak gembira jika saja tembakan Bennacer tidak membentur mistar gawang pada menit kedua injury time.

Aljazair untuk kedua kalinya berhasil mencapai partai final Piala Afrika setelah terakhir kali menjadi juara di tanah sendiri pada 1990. Sementara itu, Senegal, yang diperkuat bintang Liverpool Sadio Mane, memiliki prestasi terbaik pada 2002 sebagai runner up, kalah dari Kamerun di final di Bamako, Mali.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
piala afrika, Timnas Nigeria, Timnas Senegal, Timnas Aljazair, Timnas Tunisia

Sumber : Reuters & Antara/CAFOnline

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top