Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Yaya Toure, Eks-Bintang Barca & ManCity, Gabung ke Klub Kelas 2 China

Mantan gelandang Barcelona dan Manchester City Yaya Toure bergabung dengan Qingdao Huanghai
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 04 Juli 2019  |  11:15 WIB
Yaya Toure, Eks-Bintang Barca & ManCity, Gabung ke Klub Kelas 2 China
Yaya Toure bsaat berseragam Manchester City. - Reuters/Hannah McKay

Bisnis.com, JAKARTA – Mantan gelandang Barcelona dan Manchester City Yaya Toure bergabung dengan Qingdao Huanghai, demikian pemimpin klasemen sementara League One, kompetisi kelas dua China, mengumumkan di media sosial pada Rabu (3/7/2019).

Mantan pemain Timnas Pantai Gading itu, yang tidak bermain sejak Desember setelah 3 bulan bersama Olympiakos di Yunani, diperkirakan melakukan debut pada akhir pekan ini ketika Qingdao menjamu Zhejiang Greentown.

Pemain berusia 36 tahun itu dilaporkan telah mulai berlatih dengan klub China segera setelah membantah pernyataan agennya bahwa dia segera pensiun.

"Ada banyak kebingungan tentang masa depan saya baru-baru ini," tulis pemenang Liga Primer Inggris tiga kali itu di akun Twitter.

"Saya aya mencintai sepak bola dan saya masih ingin bermain selama beberapa tahun lagi. Ya, saya mulai berpersiap untuk mendapatkan lencana kepelatihan, tetapi melatih secara penuh bukanlah yang saya pikirkan sekarang. Saya sekarang siap dan fokus mengambil tantangan baru dalam bermain sepak bola."

Qingdao saat ini memimpin 16 tim kontestan China League One dengan berselisih 4 poin dari peringkat kedua Guizhou Zhicheng dengan musim tahun ini segera memasuki putaran kedua. Dua tim teratas akan promosi ke Liga Super China pada akhir musim.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Manchester City Barcelona liga china Timnas Pantai Gading

Sumber : Reuters

Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top