Presiden FIFA Gagas 2 Turnamen Baru, Eropa Menentang

Klub-klub sepak bola Eropa, pengelola liga-liga domestik, UEFA menegaskan kembali penentangan mereka terhadap rencana FIFA untuk dua kompetisi baru.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 19 Februari 2019  |  17:24 WIB
Presiden FIFA Gagas 2 Turnamen Baru, Eropa Menentang
Presiden FIFA Gianni Infantino (kiri) dan Sekjen Fatma Samoura - Reuters/Arnd Wiegmann

Bisnis.com, JAKARTA – Klub-klub sepak bola Eropa, pengelola liga-liga domestik, Union of European Football Association (UEFA) menegaskan kembali penentangan mereka terhadap rencana Federation Internationale de Football Association (FIFA) untuk dua kompetisi baru.

Mereka, pada Selasa (19/2/2019) WIB menyebut kehadiran dua kompetisi baru tersebut sebagai "tidak dapat diterima" dalam kondisi saat ini.

Setelah pertemuan Dewan Strategi Sepak Bola Profesional UEFA (PFSC), mereka mengatakan bahwa "berkeras" bahwa kompetisi baru harus didiskusikan hanya sebagai bagian dari pembicaraan pada kalender pertandingan internasional mulai 2024 dan seterusnya.

Presiden FIFA Gianni Infantino telah mengusulkan Piala Dunia Antar-Klub melibatkan 24 tim, yang diadakan setiap 4 tahun. Infantino juga mengusulkan versi global Liga Bangsa-Bangsa UEFA. Dia ingin turnamen yang disebut terakhir ini dimulai pada 2021.

Infantino mengungkapkan gagasan itu pertama kali dalam pertemuan Dewan FIFA di Bogota, Kolombia, Maret tahun lalu, didukung oleh konsorsium investasi yang bersedia memasok US$25 miliar selama siklus 12 tahun sekali sebagai imbalan untuk kepemilikan 49 persen saham kompetisi.

UEFA menilai perlu informasi lebih lanjut terutama mengenai identitas investor. "UEFA, ECA (Asosiasi Klub Eropa), dan Liga Eropa berkukuh bahwa proposal itu tidak dapat diterima," demikian pernyataan mereka setelah pertemuan PFSC pada Selasa pagi WIB di markas besar UEFA di Nyon, Swiss.

Mereka memiliki pandangan tegas bahwa setiap keputusan tentang potensi kompetisi baru hanya dapat dibuat sebagai bagian dari kerangka kerja yang disepakati untuk kalender pertandingan internasional pasca-2024.

Mengacu pada para investor, mereka menambahkan bahwa "semua hal terkait olahraga dan komersial harus sepenuhnya diungkapkan dan dibahas di antara para pemangku kepentingan sepak bola profesional sebelumnya."

FIFA tidak dapat segera dihubungi untuk memberikan komentar.

PFSC mencakup perwakilan terpilih dari UEFA, ECA, yang mewakili 232 klub Eropa, organisasi Liga Eropa, serta persatuan pemain dunia Fédération Internationale des Associations de Footballeurs Professionnels (FIFPro).

Kalender pertandingan internasional, yang disusun oleh FIFA, mengoordinasikan jadwal pertandingan di seluruh dunia, mengalokasikan tanggal untuk pertandingan dan turnamen internasional untuk menghindari bentrokan dengan kompetisi domestik.

Rencana mengenai dua kompetisi baru itu FIFA akan memerlukan perubahan pada kalender saat ini yang berjalan hingga 2024 dan berpotensi memaksa tambahan 8 hingga 10 jeda internasional per tahun di luar turnamen utama seperti Piala Dunia, Piala Eropa (Euro), dan Copa America.

Versi saat ini dari Piala Dunia Klub diadakan setiap Desember, tetapi hanya menampilkan tujuh klub, dengan juara Eropa dan Amerika Selatan langsung masuk semifinal.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
fifa, uefa

Sumber : Reuters

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top