Disiapkan untuk Asian Games, Stadion Jakabaring Dirusak Fans Sriwijaya FC

Stadion Jakabaring di Palembang, Sumatra Selatan, yang baru direnovasi untuk digunakan di Asian Games 2018 mengalami kerusakan di sebagian tribun penonton akibat sikap anarkis fans Sriwijaya FC.
M. Syahran W. Lubis | 22 Juli 2018 00:22 WIB
Pendukung Sriwijaya FC merusak bangku penonton Stadion Jakabaring setelah tim kesayangan mereka dihajar Arema FC dengan skor telak 0-3. - Antara/Nova Wahyudi

Bisnis.com, JAKARTA – Stadion Jakabaring di Palembang, Sumatra Selatan, yang baru direnovasi untuk digunakan di Asian Games 2018 mengalami kerusakan di sebagian tribun penonton akibat sikap anarkis fans Sriwijaya FC.

Para penonton fans klub berjuluk Laskar Wong Kito itu merusak fasilitas stadion setelah Laskar Wong Kito, julukan Sriwijaya FC, menelan kekalahan dengan skor telak 0-3 dari tamunya dari Kota Malang, Jawa Timur, Arema FC, dalam pertandingan pekan ke-17 Liga 1 2018 pada Sabtu (21/7/2018).

Ketiga gol Arema dilesakkan oleh Ridwan Tawainella (51’), Rivaldy Bawuo (65’), dan Ahmad Nur Hardianto (77’).

Informasi yang dihimpun Bisnis.com, kekecewaan para pendukung Sriwijaya FC itu bukan semata-mata disebabkan kekalahan, tetapi lebih jauh tiga dari sembilan pemain yang dipecat manajemen klub itu pekan lalu dan ditarik Arema FC justru mampu berkontribusi sangat positif bagi tim baru mereka. 

Ketiga pemain yang baru pada akhir pekan lalu disingkirkan Sriwijaya FC dan diambil Arema itu ialah dua bek Hamka Hamzah dan Alfin Tuasalamony serta penyerang Makan Konate. Fans menyesalkan keputusan manajemen memecat para pemain tersebut.

Kursi berserakan di tepi lapangan Stadion Jakabaring akibat dirusak penonton. – Antara/Nova Wahyudi

Tiga pemain itu diturunkan pelatih Arema Milan Petrovic untuk bermain penuh selama 2 x 45 menit ketika tim dari Kota Malang, Jawa Timur, itu jumpa tuan rumah Sriwijaya FC Stadion Jakabaring.

Makan Konate memang tidak mencetak gol dalam pertandingan pekan ke-17 Liga 1 2018 itu, tetapi pemain asal Mali tersebut beberapa kali memberi ancaman ke pertahanan eks-timnya.

Di sisi lain, Hamka Hamzah dan Alfin Tuasalamony membuktikan bahwa mereka merupakan pemain yang layak diandalkan di lini belakang sehingga gawang Arema yang dikawal kiper Srdjan Ostojic—yang baru didatangkan dari Serbia—tidak kebobolan hingga laga berakhir.

Stadion Jakabaring, yang berkapasitas 23.000 penonton, merupakan salah satu dari dua venue yang digunakan untuk menggelar cabang olahraga sepak bola putri Asian Games 2018 bersama Stadion Bumi Sriwijaya, juga di Palembang.

Sepak bola putri Asian Games diikuti 11 tim yang terbagi menjadi tiga grup. Grup A dihuni Indonesia, Korea Selatan, Taiwan, dan Maladewa; Grup B diisi Korea Utara, China, Hong Kong, dan Tajikistan; serta Grup C diisi Jepang, Vietnam, dan Thailand.

Tag : Asian Games 2018, Liga 1
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top