Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PIALA AFRIKA 2015: Tuduh CAF Penipu, Tunisia Harus Minta Maaf

Tunisia diperintahkan untuk meminta maaf kepada CAF karfena telah menuduh otoritas sepak bola Afrika itu penipu.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 04 Februari 2015  |  22:29 WIB
PIALA AFRIKA 2015: Tuduh CAF Penipu, Tunisia Harus Minta Maaf
Wasit asal Mauritius Rajindraparsad Seechurn mendapat perlindungan dari petugas keamanan dari serangan para pemain Tunisia yang marah setelah kalah secara kontroversial dari tuan rumah Guinea Khatulistiwa dalam pertandingan perempat final Piala Afrika 2015 - Reuters
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Pengurus Federasi Sepak Bola Tunisia akan melakukan pertemuan untuk membahas kemungkinan mereka meminta maaf kepada Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) yang dituduh melakukan penipuan.

Kalau Tunisia memutuskan tidak meminta maaf kepada CAF, timnas negara Afrika utara itu akan menghadapi pencoretan dari babak kualifikasi Piala Afrika berikutnya.

Tunisia kalah dengan skor tipis 1-2 dari tuan rumah Guinea Khatulistiwa yang ditandai dengan pemberian penalti kontroversial pada menit terakhir waktu reguler 2 x 45 menit yang membuat skor menjadi 1-1 dan laga harus diteruskan ke babak tambahan 2 x 15 menit.

Selepas pertandingan para pemain Tunisia menyerbu wasit asal Mauritius Rajindraparsad Seechurn yang akibat keputusan kontroversialnya juga telah menerima hukuman dari CAF.

Akibat melakukan kerusuhan selepas laga, Tunisia dikenakan denda 50 ribu dolar AS serta diperintahkan untuk meminta maaf karena menuduh CAF melakukan kebohongan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

piala afrika

Sumber : Reuters

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top