Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Hasil Korea Selatan vs Ghana: Seru, Ghana Menang Lewat Drama Lima Gol

Hasil Korea Selatan vs Ghana di Stadion Education City, Al Rayyan, Qatar, Senin dalam lanjutan Grup H Piala Dunia 2022 akhirnya dimenangkan Ghana.
Andhika Anggoro Wening
Andhika Anggoro Wening - Bisnis.com 28 November 2022  |  22:03 WIB
Hasil Korea Selatan vs Ghana: Seru, Ghana Menang Lewat Drama Lima Gol
Hasil Korea Selatan vs Ghana dalam lanjutan Grup H Piala Dunia akhirnya dimenangkan Ghana. Pemain Timnas Ghana, Mohammed Salisu mencetak gol ke gawang Korsel di Piala Dunia 2022 - FIFA
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Hasil Korea Selatan vs Ghana di Stadion Education City, Al Rayyan, Qatar, Senin (28/11/2022), dalam lanjutan Grup H Piala Dunia 2022 akhirnya dimenangkan Ghana dengan skor 2-3.

Memulai babak pertama, Korea Selatan mengambil kick-off terlebih dahulu pada babak pertama. Namun, Ghana yang malah mengambil inisiatif serangan di awal laga ke gawang Korea Selatan.

Tidak mau kalah, lewat kerja sama Jeong Wooyeong dan Kwon Changhoon Korea mengancam gawang Ghana. Sayangnya, cutback yang diberikan oleh Changhoon masih bisa dihentikan lini pertahanan Ghana.

Masuk menit keenam awal laga, kini giliran tim Negeri Ginseng yang mengendalikan laga dan beberapa kali mengancam gawang dari Lawrence Zigi.

Puncaknya pada menit kedelapan, sepakan Son Heung-min dari sepak pojok berhasil disundul oleh pemain Korea namun bola tersebut berhasil disapu keluar dari lini pertahanan Black Stars.

Son lagi-lagi mengancam pertahanan Black Stars dengan tusukan dari lini sebelah kiri Korea. Tapi pertahanan Ghana masih kokoh hingga menit ke-14.

Setelah dari sisi kiri, kini giliran sisi kanan daei Korea yang melakukan serangan. Berawal dari kerja sama Changhoon dan Son pada menit ke-17, bole berhasil dilambungkan Changhoon kepada Jung Wooyoung. Sayangnya, Wooyoung yang berdiri bebas tak bisa memaksimalkan umpan tersebut.

Ghana mendapatkan peluang emas lewat serangan balik lewat Jordan Ayew dan Inakai Williams pada menit ke-21. Namun umpan Inaki tidak bisa dimanfaatkan oleh lini depan Ghana.

Petaka bagi Korea datang pada menit ke-24, lewat umpan Jordan Ayew dari tendangan bebas ke jantung pertahanan Korea, bola liar dari tendangan tersebut berhasil dimanfaatkan oleh Mohammed Salisu untuk menjadi gol pertama bagi Ghana.

Setelah gol Salisu, Korea mulai kembali menekan Ghana. Tetapi malah Ghana hampir menggandakan kedudukan dari Korea. Umpan dari tendangan bebas dari luar kotak penalti masih bisa diamankan lini pertahanan Korea.

Sepuluh menit setelah gol pertama, Ghana semakin beringas dalam menggempur pertahanan dari Korea. Hasilnya, Black Stars berhasil menggandakan kedudukan lewat sundulan Mohammed Kudus hasil umpan dari Jordan Ayew pada menit 34.

Korea benar-benar kehilangan sentuhannya setelah gol kedua dan masih terus digempur oleh Ghana. Namun Son Heung-min hampir memperkecil ketertinggalan pada menit ke-37 jika saja dirinya tidak berada dalam posisi offside.

Masuk menit ke-40 atau lima menit jelang waktu normal berakhir, Korea kembali menemukan sentuhannya dan mulai menggempur pertahanan dari Ghana.

Keasikan menyerang, kini giliran Ghana yang mulai melancarkan serangan ke jantung pertahanan Korea. Sayangnya, kerjasama antara Partey dengan Andrew Ayew masih bisa dibaca lini pertahanan Teaguk Warrior.

Korea sempat mendapat peluang lewat tendangan Jung Wooyoung dari luar kotak penalti, namun tendangannya masih sedikit melebar disisi sebelah kiri gawang Lawrence Zigi.

Tak ada peluang berarti di sisa tambahan waktu babak pertama dan sampai peluit dibunyikan Anthony Taylor skor masih 2-0 untuk Ghana menutup babak pertama.

Memulai babak kedua, Korea langsung mengambil inisiatif serangan ke jantung pertahanan Ghana. Tetapi, serangan yang dibangun oleh Korea masih belum membuat gawang Ghana terancam.

Tidak mau kalah dari Korea, Ghana memulai serangannya dibabak pertama. Lewat umpan Partey ke lini pertahanan Korea, bola tersebut berhasil disapu oleh lini pertahanan Korea.

Sayangnya bola jatuh ke kaki Lamptey dan dirinya berhasil melepaskan tendangan ke gawang Korea, namun tendangan tersebut masih menyamping di samping gawang Kim Seung-gyu.

Korea hampir membuat skor menjadi 2-1 pada menit ke-52, jika sundulan Cho Guesung tidak ditepis dengan sempurna oleh Lawrence Zigi setelah menerima umpan dari sisi sebelah kiri Korea.

Korea akhirnya bisa memperkecil kedudukan lewat Cho Guesung pada menit ke-57 memaksimalkan umpan dari lini pemain sayap Korea dan membuat skor menjadi 2-1.

Cho Guesung benar-benar menjadi momok bagi pertahanan Ghana setelah berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada menit ke-60 setelah memaksimalkan umpan Kim Jinsu.

Setalah gol penyama kedudukan, Korea terus tampil ngotot pada babak kedua ini atas Ghana. Masuk ke 20 menit jalannya babak kedua, kedua tim mulai sama saling ngotot dalam menyerang, tetapi belum ada yang terlalu mengcancam gawang keduanya.

Kebuntuan kembali pecah saat Ghana kembali membuat skor menjadi 3-2 lewat tendangan Mohammed Kudus. Berawal dari umpan Gideon Mensah pada menit ke-68, bola yang mengarah ke lini pertahanan Korea berhasil dimanfaatkan oleh Kudus untuk mencetak gol keduanya pada hari ini.

Tertinggal satu angka lagi, Korea kembali memulai serangan ke jantung pertahana dari Ghana. Korea mendapat peluang emas saat mendapat tendangan bebas di area strategis dekat gawang Ghana.

Sayangnya, tendangan dari pemain pengganti Lee Kangin masih berhasil ditepis oleh Zigi. Ancaman Korea tidak sampai situ, berawal dari tendangan pojok, bola yang mengaran ke Son Heung-min berhasil dirinya tendan, namun bek Ghana masih cukup solid menutup sudut tembak dari Son.

Memasuki sepuluh menit jelamg waktu normal berakhir, Korea masih mencari cara untuk mendobrak lini pertahanan dari Ghana yang cukup solid pada malam ini.

Pada menit ke-83, Korea hampir membuat skor kembali imbang menjadi 3-3, jika saja tendangan dari Kim Jinsu bisa sedikit lebih rendah diatas gawang Zigi.

Jelang waktu normal berakhir, Korea terus menggempur pertahanan dari Ghana untuk menyamakan kedudukan. Namun, lagi dan lagi pertahanan solid yang ditampilkan skuad Black Stars masih berhasil mementahkan serangan dari skuad Teaguk Warrioris.

Kiper dari Ghana, Lawrence Zigi benar-benar menjadi mimpi buruk bagi Korea setelah berhasil memuntahkan serangan dari pemain Korea di babak tambahan waktu babak kedua ini.

Puncaknya pada menit ke-90+4, Zigi berhasil
menepis peluang emas hasil tendangan dari Cho Guesung yang berada one by one dengan dirinya.

Namun, tidak ada lagi gol tercipta hingga peluit panjang dibunyikan oleh Anthony Taylor dan membuat skor tetap 3-2 bagi keunggulan Ghana. Dengan hasil ini, Ghana berhasil menduduki peringkat dua sementara grup H dibawah Portugal, sedangkan Korea terpuruk diposisi juru kunci dengan poin satu.

Susunan Pemain Korea Selatan vs Ghana

Korea Selatan (4-2-3-1): Kim Seung-gyu; Kim Moon-hwan, Kim Min-jae, Kim Young-gwon, Kim Jin-su; Jung Woo-young, Hwang In-beom; Kwon Changhoon, Jeong Wooyeong, Son Heung-min; Cho Guesung.
Pelatih : Paulo Bento

Ghana (4-2-3-1): Lawrence Ati Zigi; G. Mensah, Daniel Amartey, M.Salisu, L.Lampteu; Thomas Partey, Sales Abdul Samed, Mohammed Kudus; Jordan Ayew, Andre Ayew, Inaki Williams.
Pelatih : Otto Addo

Skuad Korsel dan Ghana

Ghana

Penjaga gawang: Manaf Nurudeen (Eupen), Danlad Ibrahim (Asante Kotoko) Lawrence Ati Zigi (St Gallen).

Bek: Denis Odoi (Fulham), Tariq Lamptey (Brighton), Alidu Seidu (Clermont), Daniel Amartey (Leicester), Joseph Aidoo (Celta Vigo), Alexander Djiku (Strasbourg), Mohammed Salisu (Southampton) Abdul-Rahman Baba (Reading) Gideon Mensah (Auxerre).

Gelandang: Andre Ayew (Al-Sadd) Thomas Partey (Arsenal) Elisha Owusu (Gent), Salis Abdul Samed (Lens), Mohammed Kudus (Ajax), Daniel Kofi Kyereh (Freiburg).

Penyerang: Daniel Barnieh Afriyie (Hearts of Oak), Kamal Sowah (Club Brugge), Issahaku Abdul Fatawu (Sporting Lisbon), Osman Bukari (Red Star Belgrade), Inaki Williams (Athletic Bilbao), Antoine Semenyo (Bristol City), Jordan Ayew (Crystal Palace) Kamaldeen Sulemana (Rennes).

Korea Selatan

Penjaga gawang: Kim Seung-gyu (Al Shabab), Jo Hyeon-woo (Ulsan Hyundai), Song Bum-keun (Jeonbuk Motors)

Bek: Kim Min-jae (Napoli), Kim Jin-su (Jeonbuk Motors), Hong Chul (Daegu FC), Kim Moon-hwan (Jeonbuk Motors), Yoon Jong-gyu (FC Seoul), Kim Young-gwon (Ulsan Hyundai), Kim Tae-hwan (Ulsan Hyundai), Kwon Kyung-won (Gamba Osaka), Cho Yu-min (Daejon Citizen)

Gelandang: Jung Woo-young (Al Sadd), Na Sang-ho (FC Seoul), Paik Seung-ho (Jeonbuk Motors), Son Jun-ho (Shandong Taishan), Song Min-kyu (Jeonbuk Motors), Kwon Chang-hoon (Gimcheon Sangmu), Lee Jae-sung (Mainz), Hwang Hee-chan (Wolverhampton Wanderers), Hwang In-beom (Olympiacos), Jeong Woo-yeong (Freiburg), Lee Kang-in (Real Mallorca)

Penyerang: Hwang Ui-jo (Olympiacos), Cho Gue-sung (Jeonbuk Motors), Son Heung-min (Tottenham Hotspur)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top