Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Mantan Pemain Newcastle Ditemukan Selamat dalam Tragedi Gempa Turki

Mantan gelandang Newcastle Unitedl Ghana Christian Atsu telah ditemukan dalam kondisi hidup setelah dilaporkan menghilang usai gempa bumi di Turki.
Orang-orang di antara puing-puing setelah gempa bumi di Adana, Turki 6 Februari 2023. Kantor Berita Ihlas (IHA) via REUTERS
Orang-orang di antara puing-puing setelah gempa bumi di Adana, Turki 6 Februari 2023. Kantor Berita Ihlas (IHA) via REUTERS

Bisnis.com, JAKARTA - Mantan gelandang Newcastle United dan tim nasional Ghana Christian Atsu telah ditemukan dalam kondisi hidup setelah dilaporkan menghilang usai gempa bumi yang menewaskan lebih dari 4.800 orang di Turki dan Suriah, demikian disampaikan duta besar Ghana untuk Turki.

Atsu saat ini membela klub Turki Hatayspor, yang bermarkas di Provinsi Hatay di dekat episentrum pada gempa yang terjadi pada Senin (6/2/2023).

"Saya memiliki kabar baik. Saya baru mendapatkan informasi dari presiden Asosiasi Ghana bahwa Christian Atsu telah ditemukan di Hatay," kata Francisca Ashietey-Odunton kepada Radio Asaase, yang dikutip AFP.

Sang duta tidak memberi informasi detail mengenai kondisi Atsu.

Ofisial Hatayspor Mustafa Ozat mengatakan kepada saluran streaming Play Spor pada Senin bahwa Atsu masih terjebak di puing-puing dan berusaha untuk meloloskan diri.

Atsu menghabiskan lima musim di Newcastle sebelum kemudian pergi untuk bermain di Arab Saudi pada 2021.

Ia telah mencatatkan 60 penampilan untuk timnas Ghana, dan terakhir kali membela timnasnya pada September 2019.

"Kami berdoa untuk pemain internasional Ghana Christian Atsu dan para korban gempa bumi di Turki dan Suriah," cuit akun resmi Asosiasi Sepak bola Ghana.

Sejumlah negara telah menawarkan bantuan sejak berskala 7,8 magnitudo menghantam Turki dan Suriah pada Senin dini hari setempat, ketika masyarakat masih tidur. Cuaca dingin juga membuat upaya-upaya pertolongan perlu dilakukan secepatnya.

Bangunan-bangunan apartemen multi fungsi yang penuh dengan penghuni adalah sebagian dari 5.600 gedung yang hancur di Turki. Sedangkan di Suriah dilaporkan puluhan gedung rusak.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Newswire
Sumber : Antaranews
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper