Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Piala Eropa Wanita 2022 Panen Pelecehan di Media Sosial

UEFA telah melaporkan 290 kasus pelecehan online di platform media sosial selama babak penyisihan grup Kejuaraan Piala Eropa Wanita.
MG Noviarizal Fernandez
MG Noviarizal Fernandez - Bisnis.com 21 Juli 2022  |  08:47 WIB
Piala Eropa Wanita 2022 Panen Pelecehan di Media Sosial
Kejuaraan sepak bola Piala Eropa Wanita (Euro 2022) yang dimulai pada hari ini, Rabu (6/7/2022), waktu setempat mencatat rekor baru penjualan tiket sebanyak setengah juta lembar. - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - UEFA telah melaporkan 290 kasus pelecehan online di platform media sosial selama babak penyisihan grup Kejuaraan Piala Eropa Wanita 2022.

Badan sepak bola Eropa itu meluncurkan proyek baru pada awal Piala Eropa Wanita 2022 untuk memantau, melaporkan, dan memperbaiki kasus penyalahgunaan online. Dari 290 postingan kasar, 55 persen telah dihapus dari platform media sosial.

BBC melaporkan, Rabu (20/7/2022), Inggris adalah salah satu tim yang paling menerima postingan kasar, bersama dengan Spanyol, Prancis, dan Italia.

Mayoritas postingan yang dilaporkan ditujukan pada kompetisi (39 persen), sementara 19 persen menargetkan individu pemain, 20 persen ditujukan untuk akun tim, dan 17 persen postingan kasar berfokus pada pelatih.

Laporan tersebut juga menunjukkan bahwa 70 persen dari posting yang ditandai termasuk pelecehan umum, dengan 20 persen menampilkan seksisme.

Sementara itu, pelecehan rasialis menyumbang 6 persen dari posting dan 4 persen dari posting menampilkan pelecehan homofobik.

"Sangat menyenangkan melihat proyek ini beraksi, dan saya senang bahwa kita sudah dapat melihat dampak nyata yang ditimbulkan berdasarkan angka-angka dari babak penyisihan grup. Posting sedang diidentifikasi dan dihapus, dan kami berharap ini memberi pemain, pelatih, dan wasit kemungkinan untuk dilindungi oleh UEFA," ujar Michele Uva, Direktur Sepak Bola dan Tanggung Jawab Sosial UEFA.

Pada Juni, sebuah laporan oleh badan pengatur sepak bola dunia FIFA dan serikat pemain FIFPro menemukan bahwa 50 persen dari semua pemain di Piala Eropa 2020 dan Piala Afrika 2022 menerima pelecehan di ranah online.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Piala Eropa Wanita uefa pelecehan
Editor : Taufan Bara Mukti
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top