Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Selangkah Lagi Chelsea Jadi Milik Todd Boehly dengan Mahar Rp78 Triliun

Proses akuisisi Chelsea semakin mendekati titik akhir. Konsorsium Todd Boehly menebus The Blues dengan nilai fantastis sekaligus terbesar dalam sejarah sepak bola.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 29 Mei 2022  |  07:06 WIB
Dua andalan Chelsea, Hakim Ziyech (kiri) dan Timo Werner. - Twitter@ChelseaFC
Dua andalan Chelsea, Hakim Ziyech (kiri) dan Timo Werner. - [email protected]

Bisnis.com, JAKARTA - Proses akuisisi Chelsea semakin mendekati titik akhir. Konsorsium Todd Boehly menebus The Blues dengan nilai fantastis sekaligus terbesar dalam sejarah sepak bola.

Konsorsium yang dipimpin pemilik klub Los Angeles Dodgers, Todd Boehly, telah menuntaskan akuisisi klub Liga Inggris, Chelsea.

Todd Boehly mengambil alih Chelsea melalui kesepakatan senilai 4,25 miliar pound (Rp78 triliun). Kesepakatan akuisisi itu diumumkan secara resmi pada Sabtu (28/5/2022) waktu setempat.

Kepemilikan baru ini sekaligus mengakhiri masa 19 tahun kepemimpinan Roman Abramovich dan membebaskan Chelsea dari pembatasan yang berkaitan dengan sanksi yang dikenakan kepada mantan pemiliknya itu karena diduga memiliki kaitan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Chelsea kini akan diberi izin baru bersaing selama musim 2022-2023 sehingga mengakhiri ketidakpastian selama tiga bulan.

"Chelsea Football Club dapat memastikan bahwa perjanjian final dan definitif sudah dimasukkan tadi malam untuk menjual klub ini kepada Todd Boehly/Clearlake Capital Consortium. Diperkirakan transaksi ini selesai Senin (30/5/2022). Klub akan terus memperbarui soal ini," tulis pernyataan resmi klub.

Chelsea memenangi 21 trofi selama 19 tahun dipimpin Abramovich, catatan itu belum bisa disaingi klub Liga Inggris mana pun.

Chelsea menjuarai Piala Dunia Antarklub pada Februari lalu di Abu Dhabi, gelar juara itu sekaligus membuat The Blues telah memenangkan semua trofi paling tidak satu kali.

Roman Abramovich pun telah mengetahui kesepakatan yang dijalin Todd Boehly dengan mantan klubnya.

Taipan asal Rusia itu turut berbahagia dan mendoakan Chelsea kembali meraih kejayaan di bawah pemimpin baru.

"Manakala saya menyerahkan Chelsea kepada kustodian barunya, saya mendoakan sukses sebesar-besarnya, baik di dalam maupun di luar lapangan. Merupakan suatu kehormatan seumur hidup saya telah menjadi bagian dari klub ini. Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pemain dan mantan pemain klub ini, para staf, dan tentu saja penggemar untuk tahun-tahun yang luar biasa ini," ujar Abramovich.

Konsorsium pimpinan Boehly dipilih sebagai pemenang oleh bank Raine Group yang berpusat di New York yang ditunjuk menangani akusisi ini setelah melakukan tugas keuangan untuk klub ini selama beberapa tahun terakhir.

Pengusaha Inggris Sir Jim Ratcliffe berusaha mengeksploitasi ketidaksepakatan atas ketentuan pasti akuisisi ini dengan mengajukan tawarannya sendiri juga senilai 4,25 miliar pound pada jam 11.

Namun, Abramovich tampaknya sudah menerima tawaran konsorsium itu yang di atas harga yang ia minta yakni 2,5 miliar pound. Dana itu sudah dibayarkan kepada sebuah perusahaan yang dikhawatirkan pemerintah Inggris memiliki kaitan dengan keluarga Abramovich.

Untuk memastikan pemerintah Inggris dan Komisi Eropa menandatangani kesepakatan itu, uang hasil penjualan akan dibayarkan ke rekening induk yang akan disalurkan kepada para korban Perang Ukraina.

Akuisisi ini adalah yang kesepakatan paling mahal sepanjang sejarah yang dibuat oleh sebuah tim olahraga dan mencakup sebuah komitmen tidak menjual saham pengendali Chelsea selama paling tidak 10 tahun.

Semua pihak diberi waktu sampai 31 Mei untuk mencapai kesepakatan akhir yang merupakan batas masa kedaluwarsa lisensi khusus Chelsea.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

chelsea Liga Inggris roman abramovich Todd Boehly
Editor : Taufan Bara Mukti

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top