Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Main Sambil Tahan Sakit Karena Cedera, Pelatih Argentina Puji Messi

Pelatih Argentina Lionel Scaloni mengungkapkan bahwa sebenarnya Messi bermain dalam keadaan cedera dalam final Copa America melawan Brasil.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 11 Juli 2021  |  15:59 WIB
Lionel Messi mencium trofi Copa America setelah pada laga final menang 1-0 atas Brasil, di Stadion Maracana, Rio de Janeiro, Minggu (11/7/2021) pagi WIB/Antara - AFP/Carl de Souza
Lionel Messi mencium trofi Copa America setelah pada laga final menang 1-0 atas Brasil, di Stadion Maracana, Rio de Janeiro, Minggu (11/7/2021) pagi WIB/Antara - AFP/Carl de Souza

Bisnis.com, JAKARTA - Lionel Messi berhasil membawa Argentina menjuara Copa America setelah pada laga pamungkas menang 1-0 atas Brasil, di Stadion Maracana, Rio de Janeiro, Minggu (11/7/2021) pagi WIB.

Pelatih Argentina Lionel Scaloni memberikan penghormatannya kepada Lionel Messi dengan memuji kaptennya itu dan mengungkapkan bahwa sebenarnya Messi bermain dalam keadaan cedera dalam final Copa America melawan Brasil yang dimenangi Argentina itu, Minggu.

"Jika Anda tahu cara dia memainkan Copa America Anda pasti semakin mencintai dia. Anda tak pernah bisa melakukannya tanpa pemain seperti dia, bahkan pada saat dia tidak sepenuhnya pulih seperti dalam pertandingan ini dan pertandingan sebelumnya," kata Scaloni kepada wartawan usai pertandingan.

Scaloni tidak mengungkapkan cedera apa yang menimpa Messi tetapi dia mempertontonkan Messi dengan pujian pada malam ketika warga Argentina membanjiri jalan-jalan dalam jumlah besar guna merayakan gelar internasional pertamanya dalam 28 tahun terakhir dan kemenangan pertama Messi bersama tim nasional.

Messi, pemain terbaik FIFA enam kali, telah memenangkan segala anugerah tingkat klub dan individual bersama Barcelona tetapi dia selalu kalah pada empat final sebelumnya bersama Argentina.

Pemain berusia 34 tahun itu sempat frustrasi oleh rangkaian kegagalan itu dengan mengumumkan pensiun dari timnas setelah kalah pada Copa America 2016 melawan Chile, namun kemudian kembali memperkuat timnasnya beberapa pekan kemudian.

"Pada akhirnya dia tidak melemparkan handuk dan dia berhasil. Kita sedang membicarakan pesepak bola terbaik sepanjang masa dan semua orang tahu betapa pentingnya bagi dia memenangkan gelar bersama tim nasionalnya," kata Scaloni seperti dikutip Reuters.

Scaloni mengakui memiliki relasi spesial dengan Messi, tidak seperti hubungan biasanya antara pelatih-pemain.

"Hubungannya lebih dekat. Kami saling menyalami, kami saling berpelukan, dan saya sangat berterima kasih kepada dia dan rekan-rekan satu timnya."

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lionel messi timnas argentina copa america

Sumber : Antara/Reuters

Editor : Oktaviano DB Hana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top