Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Conte Sebut Inter Kalah dari Sampdoria Lantaran Tidak Beruntung

Pelatih Inter Milan Antonio Conte menyatakan kekalahan timnya dari Sampdoria lebih disebabkan ketidakberuntungan. Kekalahan itu membuat Inter gagal memimpin klasemen, padahal AC Milan dikalahkan Juventus.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 07 Januari 2021  |  11:56 WIB
Pelatih Inter Milan Antonio Conte  -  inter.it
Pelatih Inter Milan Antonio Conte - inter.it

Bisnis.com, JAKARTA – Pelatih Inter Milan Antonio Conte merasa tim asuhannya dijauhi keberuntungan setelah menelan kekalahan dari tuan rumah Sampdoria di kota pelabuhan Genoa dalam lanjutan Serie A Italia.

Conte memilih menerjemahkan kegagalan Alexis Sanchez mengeksekusi penalti pada menit ke-12 dan tembakan sambaran Ashley Young atas bola muntah penyelamatan tak sempurna kiper Emil Audero Mulyadi yang menghantam mistar gawang sebagai ketidakberpihakan Dewi Fortuna, dan bukannya ketidakmampuan kedua pemain memanfaatkan peluang.

Luka atas kedua kegagalan itu kemudian ditaburi garam oleh dua mantan pemain Inter sendiri, sebab Antonio Candreva sukses mengonversi penalti pada menit ke-23 dan Keita Balde Diao menggandakan keunggulan Sampdoria 15 menit kemudian. Nerazzurri baru mampu memperkecil ketertinggalan lewat gol Stefan de Vrij pada menit ke-65.

"Itu mengecewakan, karena menurut saya kami berhak mendapat lebih dari pertandingan ini. Kami perlu menganalisa apa yang benar, apa yang keliru, tetapi ini pertandingan yang aneh. Para pemain memberi segalanya, tapi hari ini Dewi Fortuna mencampakkan kami sepenuhnya," kata Conte kepada Sky Sports Italia.

"Ini pertandingan yang benar-benar aneh. Kami mendapati diri kami gagal memasukkan bola penalti dan kemudian kemasukan dua gol dalam waktu singkat. Berat untuk kembali dari tertinggal 0–2, meski kami berusaha sampai akhir," tambahnya.

Dalam pertandingan itu, Conte tidak memainkan penyerang kekar Romelu Lukaku sejak awal. Pemain Belgia itu baru masuk lapangan pada babak kedua sebagai pemain pengganti karena dia masih memiliki masalah cedera otot.

"Ini bukan pertama kalinya kami bermain tanpa Romelu. Semua orang tahu kualitasnya, tetapi dia tidak 100 persen bugar dan itu terlihat jelas saat dia bermain," kata Conte.

Sosok pemain yang dianggap gagal di Inter, Christian Eriksen, dimainkan sebagai pemain pengganti selama 20 menit. Catatan penampilan yang lebih banyak dibandingkan dengan yang biasa didapatkannya.

"Saya berusaha memaksimalkan semua pilihan yang tersedia berdasarkan situasinya. Saya patuh sepenuhnya kepada klub, dan apa pun keputusan yang mereka ambil di bursa transfer, tidak ada hal lain yang dapat saya lakukan," ujarnya.

"Klub tahu dengan pasti apakah perlu ada pemain yang keluar atau masuk. Saya hanya bekerja, hal yang telah saya lakukan sejak saya tiba di Inter. Keputusan apa pun yang dibuat akan selalu dibagikan ke saya," pungkas Conte.

Kekalahan lawan Sampdoria membuat Inter membuang kesempatan merebut posisi puncak dari rival sekota mereka AC Milan yang dikalahkan Juventus.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Liga Italia inter milan sampdoria

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top