Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Burnley Bakal Berganti Pemilik, Sang Pelatih Tak Mau Pusing

Burnley disebut-sebut bakal segera beralih kepemilikan, Namun, pelatih Sean Dyche menolak memikirkan hal itu. Dia mengaku hanyab fokus untuk memberi kemenangan untuk The Clarets.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 29 Oktober 2020  |  23:35 WIB
Pelatih Burnley Sean Dyche/Reuters - Jason Cairnduff
Pelatih Burnley Sean Dyche/Reuters - Jason Cairnduff

Bisnis.com, JAKARTA – Pelatih klub Liga Primer Inggris Burnley, Sean Dyche, tak mau pusing dengan rumor mengenai rencana perpindahan kepemilikan tim berjuluk The Clarets tersebut.

Dyche berpendapat dia beserta seluruh stafnya lebih perlu untuk berkonsentrasi dengan penampilan tim di atas lapangan, mengingat Burnley belum pernah menang dari lima pertandingan pertama di pentas Liga Primer musim 2020–2021 ini.

Pada bulan lalu Reuters menurunkan laporan bahwa manajemen Burnley tengah bernegosiasi dengan konsorsium investasi Amerika Serikat, ALK Capital LLC.

Kemudian dalam sepekan terakhir media-media Inggris termasuk BBC melaporkan bahwa pebisnis Mesir Mohamed El Kashashy dan pengacara olahraga berbasis di Inggris Chris Farnell berencana membeli Burnley seharga 200 juta pound sterling (Rp3,8 triliun).

"Saya hanya tahu apa yang Anda tahu," ungkap pelatih berusia 49 tahun itu sebagaimana dilansir Reuters pada Kamis (29/10/2020). "Itu bukan wilayah saya. Saya hanya fokus kepada tim yang saat ini mengawali musim dengan berat. Ketua klub beserta jajaran dewan direksi yang akan mengambil keputusan besar."

Burnley saat ini terdampar di urutan ke-18 klasemen akibat hanya memiliki 1 poin dari lima pertandingan. Mereka dijadwalkan menjamu Chelsea di Stadion Turf Moor pertandingan pekan ketujuh pada Sabtu (31/10/2020) malam WIB dan tentunya Dyche berupaya agar mereka segera meraih kemenangan.

"Saya tidak tahu menahu soal kepemilikan klub, sejauh yang saya tahu itu semua hanya artikel di surat kabar, tetapi beberapa pekan terakhir narasinya semakin terperinci. Kecuali pengambilalihan kepemilikan betul-betul terjadi, saya hanya bisa fokus dengan performa tim," kata Dyche.

Dia mengingatkan kepada para penggemar untuk tidak terburu-buru melahap segala rumor yang beredar di surat kabar dan menunggu faktanya terungkap.

"Pertama-tama kita harus mencari tahu dulu apakah yang beredar secara faktual bisa dipertanggungjawabkan. Hanya karena itu dicetak di surat kabar, tak selalu benar adanya, itu pengalaman saya," ujarnya.

Burnley saat ini dimiliki oleh pengusaha lokal Mikel Garlick yang menduduki kursi Ketua Umum klub dengan kepemilikan saham 49,24 persen, diikuti John Banaszkiewicz menguasai 28,2 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Liga Inggris Burnley

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top