Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Gaji Pemain Bayern Munchen Dipangkas Hingga Akhir Musim

Para pemain Bayern Munchen, juara Bundesliga Jerman, menerima pemotongan gaji yang akan berlaku hingga akhir musim.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 30 Mei 2020  |  20:13 WIB
Gaji Pemain Bayern Munchen Dipangkas Hingga Akhir Musim
Suporter Bayern Munchen - Reuters/Andreas Gebert
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Para pemain Bayern Munchen, juara Bundesliga Jerman, menerima pemotongan gaji yang akan berlaku hingga akhir musim untuk membantu juara bertahan Bundesliga itu melewati krisis virus corona, kata presiden klub Bavaria tersebut, Herbert Hainer.

Pada April, skuat Bayern Munchen mengalami pemotongan 20 persen gaji, tetapi Hainer tidak nemerinci berapa besar pemotongannya kali ini.

"Sangat memuaskan melihat tim kami mengerti situasinya dan lagi akan menyerahkan sebagian gaji mereka hingga akhir musim," kata Hainer kepada harian Jerman Bild yang dkutip AFP dan disiarkan Antara pada Sabtu (30/5/2020).

Bayern Munchen unggul 7 poin dari tim urutan kedua Borussia Dortmund pada puncak klasemen Bundesliga dengan menyisakan enam matchday saat mereka tampaknya akan memenangi rekor gelar kedelapan berturut-turut.

Musim kompetisi papan atas Jerman dijadwalkan berakhir pada 27 Juni, meskipun Bayern juga bisa berpotensi berada di final Piala Jerman pada 4 Juli.

Tim asuhan Hansi Flick itu juga masih berada dalam Liga Champions Eropa, setelah meraih kemenangan dengan skor telak 3 - 0 di kandang Chelsea dalam pertandingan leg pertama babak 16 besar mereka sebelum lockdown virus corona, tapi Union of European Football Associations (UEFA) belum mengumumkan bagaimana rencananya mengakhiri kompetisi tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bayern Munchen covid-19

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top