Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Neuer dan Munchen Belum Sepakat Soal Kontrak Baru

Penjaga gawang Manuel Neuer belum menemui titik temu dengan manajemen Bayern Muenchen soal perpanjangan kontrak.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 20 April 2020  |  13:52 WIB
Penjaga gawang Bayern Munchen Manuel Neuer - Reuters/Ralph Orlowski
Penjaga gawang Bayern Munchen Manuel Neuer - Reuters/Ralph Orlowski

Bisnis.com, JAKARTA - Penjaga gawang Manuel Neuer belum menemui titik temu dengan manajemen Bayern Muenchen soal perpanjangan kontrak.

Penjaga gawang nomor satu tim nasional Jerman itu akan habis masa kerjanya di Allianz Arena pada Juni 2021. Gosip yang tersiar, kiper berusia 34 tahun itu membuka peluang hengkang di bursa transfer musim panas nanti jika negosiasi perpanjangan kontraknya tak kunjung kelar.

Neuer makin kesal ketika media-media Jerman menulis gamblang kondisi negosiasinya dengan manajemen Die Roten. Mereka menyebut Neuer menuntut kontrak anyar berjangka lima tahun. Disebutkan Neuer meminta gaji 20 juta euro atau sekitar Rp 344 miliar saban tahun.

Pemain lulusan akademi Shalke 04 itu mengatakan bahwa berita tersebut salah besar. "Umur saya 34 tahun. Saya tak bisa membayangkan bagaimana saya masih bermain di Bayern hingga usia 39 tahun. Tak semua kabar itu bisa dipercaya," kata dia.

Neuer kecewa kepada media yang tak menghormati privasi negosiasi kontraknya dengan Bayern. "Saya hanya ingin bermain selagi fisik saya mampu. Tapi ada yang lebih penting lagi, yakni asas kepercayaan," kata Neuer.

Namun sejumlah media Inggris menyebutkan bahwa Bayern berkeberatan terhadap keinginan Neuer meneken kontrak hingga 2024. Klub hanya mau memberikan tambahan kontrak dua tahun dengan opsi perpanjangan otomatis satu tahun lagi.

Alasannya, Neuer dianggap sudah terlalu tua untuk Bayern. Terlebih klub juara bertahan Bundesliga itu sudah punya penjaga gawang baru, Alexander Nubel. Pemain berusia 23 tahun itu sudah setuju bergabung dengan Bayern pada Januari lalu. Tapi dia baru akan berseragam Die Bayern pada musim mendatang dengan kontrak hingga 2025.

Kedatangan Nubel tentu akan menjadi masalah besar bagi Neuer. Besar kemungkinan jatah bermain Neuer akan turun drastis. Sebab, manajer Hansi Flick bakal memberikan menit bermain lebih banyak untuk Nubel. Ibarat kata, Bayern sedang dalam proses regenerasi di bawah mistar gawang.

Sungguh ironis, Neuer yang selama ini jadi anak emas di Bayern, bahkan di tim nasional Jerman, kini harus rela menjadi prioritas kedua. Belum hilang dalam ingatan ketika Presiden Bayern Uli Hoeness ngambek kepada tim nasional Jerman menjelang Piala Dunia 2018. Saat itu muncul wacana pelatih Joachim Loew memasang Marc-Andre ter Stegen sebagai kiper utama Der Panser.

Kala itu Hoeness ngotot meminta Loew untuk tak menggeser posisi Neuer sebagai jagoan kiper tim nasional Jerman. Bahkan, jika sampai Neuer lengser, pria berusia 68 tahun itu mengancam akan menarik semua pemain Bayern dari skuad Jerman.

Padahal saat itu Neuer baru sembuh dari cedera panjang. Jam terbangnya di Bayern pada musim 2017/2018 jadi minim. Pada akhirnya Jerman tersingkir di babak penyisihan grup Piala Dunia 2018.

Legenda kiper Bayern, Sepp Maier, mendesak klub untuk memperpanjang kontrak Neuer. Pria berusia 76 tahun itu menyebut bahwa melepas Neuer pada bursa transfer musim panas tahun ini atau tahun depan sungguh bukan keputusan yang bijak.

"Bayern akan sangat menyesal jika membiarkan Neuer pergi. Dia masih bisa diandalkan," kata Maier.

Menurut dia, posisi kiper sungguh spesial di sepak bola. Usia kerja penjaga gawang bisa lebih panjang dibanding penyerang atau gelandang. Bahkan makin tua, kiper kian matang.

"Neuer masih yang terbaik di dunia saat ini. Bukan tidak mungkin dia bisa tampil lebih lama lagi di kompetisi papan atas," kata Maier.

Faktanya, Neuer musim ini masih bertengger di papan atas daftar kiper terbaik di lima liga top Eropa. Neuer menduduki peringkat ketiga kiper yang paling banyak mencatatkan clean-sheet atau tak kebobolan dalam satu laga. Tercatat, ia membukukan 15 clean-sheet dalam 37 laga di semua kompetisi.

Posisi teratas diisi oleh kiper Paris Saint-Germain, Keylor Navas. Bekas pemain Real Madrid itu mencatat 17 clean-sheet dalam 31 laga. Sedangkan posisi kedua ditempati kiper Atletico Madrid, Jan Oblak, dengan 15 kali clean-sheet dalam 37 laga, catatan yang sama dengan Neuer.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bayern Munchen

Sumber : Tempo

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top