Fans MU Cemooh Di Maria, Lempari Botol, Bikin Dua Assist

Penyerang sayap PSG Angel Di Maria meskipun dicemooh oleh fans MU mampu berkontribusi luar biasa saat memastikan kemenangan 0-2 dalam pertandingan babak 16 besar Liga Champions dengan menyumbangkan dua assist penting.
Akhirul Anwar
Akhirul Anwar - Bisnis.com 13 Februari 2019  |  08:50 WIB
Fans MU Cemooh Di Maria, Lempari Botol, Bikin Dua Assist
Angel di Maria - Reuters/Stephane Mahe

Bisnis.com, JAKARTA - Penyerang sayap PSG Angel Di Maria mendapat perlakuan tidak mengenakkan dari penggemar mantan klubnya Manchester United saat kembali ke Old Trafford.

Tanpa henti fans The Red Devils mencemooh dan melemparkan botol-botol kepada pemain berkebangsaan Argentina itu. Mulai dari botol bir hingga botol air berisi penuh.

Dia memang tidak populer dengan beberapa fans MU setelah kurang dari satu musim membela klub di bawah asuhan Louis van Gaal.

Dikutip dari BBC Sport, jurnalisPrancis Julien Laurens mengatakan kepada Radio 5 bahwa cemoohan datang sejak belum dimulainya pertandingan.

"Dia dicemooh sejak turun dari kendaraan, bahkan sebelum dia melakukan pemanasan di lapanngan. Jadi itu dimulai dari awal oleh penggemar MU," katanya.

Di Maria kembali ke Manchester dalam pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions Rabu (13/2/2019) dinihari.

PSG berhasil mempecundangi tuan rumah dengan skor 0-2 melalui gol bek PSG Presnel Kimpembe dan striker Kylian Mbappe.

Di Maria menyumbangkan assist dalam proses kedua gol tersebut. Gol pertama lewat tendangan corner disambut oleh Kimpembe yang tanpa pengawalan.

Gol kedua berawal dari umpan silang datar sayap kiri yang gagal dihalau bek MU Eric Bailly dan Mbappe dengan mudah menceploskan bola ke gawang De Gea.

Jalannya pertandingan berlangsung keras. Pada babak pertama, bek MU Ashley Young mendorongnya keluar lapangan dan terlempar hingga membentur pembatas besi.

Di Maria dapat melanjutkan setelah mendapatkan perawatan tetapi bos PSG Thomas Tuchel tidak senang.

"[Young] beruntung," kata Tuchel. "Dia tahu ada turunan, tidak perlu mendorongnya ke pagar. Aku senang tidak ada cedera besar."

Di Maria melewatkan peluang emas ketika tembakan datarnya tepat ke arah De Gea dan bersyukur hakim garis mengangkat bendera offside.

"Dia mengalami kesulitan di babak pertama," kata Tuchel. "Lelaki itu sangat kompetitif. Jika kamu mengganggunya, itu tidak membuatnya lemah."

Dia kemudian memiliki dampak besar di babak kedua dengan memberikan assist penting. Pertama tendangan sudut yang dikirimkan kepada Presnel Kimpembe untuk menghancurkan tuan rumah dari jarak dekat.

Saat PSG merayakannya, dia berteriak kepada fans MU. "Setelah tendangan sudut ada beberapa kata yang dilemparkan ke kerumunan," kata Laurens.

"Aku bisa mengerti frustasinya. Tidak baik dicemooh di tanah lamamu ketika kamu tidak merasa telah melakukan kesalahan. Itu tidak berhasil. Kurasa dia tidak mengharapkan sambutan seperti itu."

Beberapa menit kemudian ketika mengambil tendangan sudut lain, sebotol bir dilemparkan kepadanya meskipun dia setidaknya melihat sisi lucu dengan berpura pura meneguk.

Satu botol lagi kali ini penuh air dilemparkan ke arahnya sebelum dia membantu gol kedua melalui silang sayap yang disapu oleh Mbappe di kotak penalti.

 "Di lapangan dia tampak seperti pria dalam misi," kata Laurens.

 "Sepanjang minggu dari apa yang kudengar, dia berharap untuk kembali ke Old Trafford. Dia punya maksud untuk melakukan sesuatu dan dia melakukan itu dengan dua assist.

 Ketika digantikan pada menit ke-81 dia dicemooh lagi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
manchester united

Sumber : BBC Sport

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top