Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

PEMILIHAN PRESIDEN FIFA: Platini Peroleh Dukungan Penting dari Asia

Kandidat Presiden Federation Internationale de Football Association (FIFA) Michel Platini mendapatkan dukungan penting dari Presiden Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) Sheikh Salman bin Ibrahim Al Khalifa dari Bahrain.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 15 Agustus 2015  |  13:04 WIB
PEMILIHAN PRESIDEN FIFA: Platini Peroleh Dukungan Penting dari Asia
Michel Platini - Reuters/Leonhard Foeger
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Kandidat Presiden Federation Internationale de Football Association (FIFA) Michel Platini mendapatkan dukungan penting dari Presiden Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) Sheikh Salman bin Ibrahim Al Khalifa dari Bahrain.

Sheikh Salman dalam pernyataan dukungan kepada Platini yang tengah menjabat sebagai Presiden Union of European Football Associations (UEFA) mengatakan FIFA memerlukan kepemimpinan dengan pengalaman, kebijakan, dan kemampuan untuk membawa kembali FIFA menuju stabilitas.

“Tuan Platini menawarkan karakteristik seperti itu dan memiliki visi yang ambisius untuk memperbarui kepercayaan dalam organisasi," ungkapnya.

Kabar itu penting bagi Platini yang mendapat lawan pencalonan dari Asia, satu yang sudah pasti maju yakni mantan wakil presiden FIFA dari Korea Selatan Chung Mong-joon dan yang kedua sedang dalam status kemungkinan yaitu Pangeran Ali bin Al Hussein yang kini masih berada dalam posisi sebagai salah satu wakil presiden FIFA dan kalah dari Sepp Blatter dalam pemilihan presiden FIFA Mei lalu.

Pemilihan presiden FIFA yang baru untuk menggantikan Sepp Blatter akan digelar melalui Kongres Luar Biasa badan sepak bola internasional tersebut di Zurich, Swiss, pada 26 Februari tahun depan.

Blatter, yang berada dalam arus deras sorotan atas skandal suap dan korupsi di dalam organisasi yang dipimpinnya, telah memastikan tidak meneruskan jabatannya dan kini dia sekadar membawa FIFA menuju ke arah yang lebih stabil.

Beberapa kandidat presiden FIFA lainnya yakni mantan pemain legendaris Brasil Arthur Antunes Coimbra atau yang lebih dikenal sebagai Zico, pebisnis dan politikus Afrika Selatan Tokyo Sexwale, Presiden Asosiasi Sepak Bola Liberia Musa Bility, serta mantan gelandang Timnas Trinidad-Tobago David Nakhid.

Menyambut sokongan dari Sheikh Salman, juru bicara tim kampanye Platini mengemukakan bahwa hal itu menggambarkan Presiden UEFA adalah calon global yang yang terbukti mampu menggalang dukungan dari luar Eropa serta di dalamnya.

Setiap kandidat harus mendapatkan dukungan dari sedikitnya lima asosiasi sepak bola negara anggota FIFA agar bisa meneruskan ke tahap pemeriksaan integritas.

Presiden UEFA Michel Platini adalah mantan pemain bintang Timnas Prancis dan membawa negaranya juara Piala Eropa 1984 saat menjadi tuan rumah. Bersama timnasnya, Platini juga menggapai peringkat keempat dalam Piala Dunia 1982 di Spanyol dan peringkat ketiga pada Piala Dunia 1986 di Meksiko.

Di level klub, Platini, yang kini berusia 60 tahun, menjadi pemain kunci saat Nancy menjuarai Piala Prancis pada 1978, bersama Saint-Etienne menjuarai Ligue 1 Prancis pada 1981, serta sederetan gelar bersama Juventus di antaranya juara Piala (kini Liga) Champions 1985, Cup Winners’ Cup 1984, Piala Super Eropa 1984, Intercontinental Cup 1985, Serie A 1984 dan 1986, serta juara Coppa Italia 1983.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

fifa uefa Skandal Korupsi FIFA

Sumber : Reuters

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top