Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Hasil Australia Open 2023: Petenis Putri Nomor Satu Dunia Ditekuk Juara Wimbledon 2022

Laju petenis peringkat satu dunia Iga Swiatek di Australian Open terhenti pada babak keempat setelah dikalahkan Elena Rybakina dalam dua set langsung.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 22 Januari 2023  |  13:35 WIB
Hasil Australia Open 2023: Petenis Putri Nomor Satu Dunia Ditekuk Juara Wimbledon 2022
Petenis putri Polandia Iga Swiatek. - AusOpen.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Laju petenis peringkat satu dunia Iga Swiatek di Australian Open terhenti pada babak keempat setelah dikalahkan Elena Rybakina dalam dua set langsung.

Rybakina, yang merupakan juara Wimbledon 2022 asal Kazakhstan, mengalahkan Swiatek, juara French dan US Open, 6-4, 6-4 dalam waktu satu jam 29 menit di Rod Laver Arena untuk maju ke perempat final.

"Ini pertandingan yang sangat berat dan saya sangat menghormati Iga," kata Rybakina, unggulan ke-22.

"Dia adalah pemain muda dan saya rasa dia bermain sangat baik," kata dia soal rivalnya yang 22 tahun asal Polandia itu. "Ini adalah kemenangan yang besar dan saya senang bisa lolos ke babak selanjutnya."

Pada babak selanjutnya, Rybakina akan menghadapi Jelena Ostapenko yang mengalahkan unggulan ketujuh Coco Gauff.

Swiatek memimpin 40-0 dalam gim servis pembukanya dan 40-15 saat giliran Rybakina servis.

Namun, pemain kelahiran Rusia yang jangkung itu (1,84m) menunjukkan kegigihannya dan memenangi kedua gim itu untuk unggul 2-0.

Sang petenis Polandia bersiap untuk bertahan di set berikutnya dan kemudian melanjutkan serangan, menciptakan tiga break point dan mengonversi yang pertama ketika Rybakina melaju jauh untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Saat kedudukan 3-3, 30-30, kesalahan ganda pertama Swiatek memberi Rybakina satu peluang lainnya yang ia manfaatkan dengan baik dengan pukulan backhand menyilang.

Sang juara Wimbledon melakukan servis dengan nyaman, melesakkan ace keempatnya untuk set point pertamanya untuk meraih keunggulan setelah 42 menit.

Rybakina (23) bermain lebih dari dua jam dan dipaksa memainkan tiga set dengan 10 kali tiebreak saat ia menyingkirkan finalis tahun lalu Danielle Collins pada babak ketiga.

Sementara itu, Swiatek hanya kalah satu gim dan tidak menghadapi break point saat berjumpa dengan petenis kualifikasi Spanyol Cristina Bucsa pada babak sebelumnya.

Swiatek mulai menaikkan permainan pada awal set kedua, menyerang dengan pukulan forehand dan membuat break seketika untuk unggul 2-0, didukung sejumlah kecil fan Polandia yang mengenakan atribut merah dan putih di tribun yang mengelu-elukan namanya "Iga, Iga".

Namun, Rybakina melakukan break pada kedudukan 1-3.

Ia kemudian melakukan servis dengan kekuatan dan akurasi, saat ace kelimanya membantunya menyamakan kedudukan 3-3.

"Saya rasa saya servis bagus dan kewalahan pada sisi yang lain," kata Rybakina.

"Tapi pada momen-momen penting saya bermain sangat baik dan itu yang membuat perbedaan."

Swiatek memenangi pertemuan sebelumnya dengan Rybakina lewat dua set langsung di Ostrava 2021.

Namun, catatan itu tak ada artinya karena Rybakina yang percaya diri memaksa Swiatek menyelamatkan dua break point pada kedudukan 4-4.

Pukulan winner forehand keenam dari Rybakina menciptakan break point ketiga, yang ia amankan ketika petenis Polandia itu mengenai net. Kemudian ia servis dengan mudah untuk memenangi laga tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tenis grand slam Australia open

Sumber : Antaranews

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top