Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Menpora: Pemerintah Putuskan Kompetisi Liga 1 2022-2023 Dilanjutkan

Pemerintah memutuskan untuk melanjutkan kompetisi sepak bola Liga 1 2022-2023 yang sebelumnya sempat tertunda akibat adanya tragedi di Stadion Kanjuruhan.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 06 Desember 2022  |  22:39 WIB
Menpora: Pemerintah Putuskan Kompetisi Liga 1 2022-2023 Dilanjutkan
Menpora Zainudin Amali - Aprianus Doni Tolok
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah memutuskan untuk melanjutkan kompetisi sepak bola Liga 1 2022-2023 yang sebelumnya sempat tertunda akibat adanya tragedi Kanjuruhan, Kabupaten Malang.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengatakan bahwa rekomendasi-rekomendasi terkait evaluasi tragedi Kanjuruhan juga berjalan secara paralel.

"Kemarin pemerintah yang diwakili Pak Menko Polhukam kemudian saya mendampingi dan Pak Kapolri sudah mengumumkan dilanjutkan kembali kompetisi sepak bola Liga 1 2022-2023 yang tersisa, kan sempat ditunda karena ada kejadian di Kanjuruhan," kata Menpora Zainudin Amali di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (6/12/2022).

"Kemudian dari evaluasi tentang rekomendasi-rekomendasi yang disampaikan itu sudah mulai berjalan secara paralel, bahkan sudah ada tim yang melakukan pekerjaan tentang transformasi di federasi sepak bola Indonesia," ujarnya. 

Di samping itu, Zainudin menyebutkan alasan lainnya yakni tim nasional (timnas) Indonesia juga membutuhkan adanya kompetisi untuk menjaga kemampuan dan kondisi fisik pemain.

Apalagi, sebentar lagi timnas Indonesia level senior akan mengikuti Piala AFF 2022 dan menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA U-20 2023.

Dia menjelaskan bahwa kesiapan tim nasional menyangkut dua hal, yakni latihan dan kompetisi. Dari sisi latihan, timnas Indonesia sudah melakukan pemusatan latihan (TC) di luar negeri yang dipimpin oleh pelatih Shin Tae-yong.

"Kalau untuk (timnas) U-20 sudah ke Turki dan Spanyol, tapi setelah itu yang kedua, harus ada kompetisi supaya mereka terasah terus kemampuannya. Jangan sampai dia sudah TC di luar negeri, begitu kembali kan harus dikembalikan kepada klubnya masing-masing, kemudian tidak ada kompetisi, maka pasti ini performanya akan turun lagi," tutur Menpora Amali.

Menpora juga menekankan bahwa dengan adanya peraturan kepolisian saat ini, maka penyelenggaraan pertandingan kompetisi Liga 1 akan sangat ketat, terutama dari sisi penonton.

Menurutnya, sebelum izin dikeluarkan, pihak kepolisian, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, dan Kementerian Kesehatan meninjau tempat-tempat pelaksanaan pertandingan.

"Sekarang kan masih bubble ya, tanpa penonton. Mudah-mudahan ini akan makin baik tata kelola dan ekosistem di dalam persepakbolaan nasional sehingga ini juga akan membuat pembinaan-pembinaan ke depannya akan menjadi baik," imbuhnya.

Lebih lanjut, dia juga menjelaskan bahwa para suporter akan ditata sesuai dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan.

Dalam aturan tersebut diatur bahwa kelompok suporter harus terorganisasi, memiliki tanda keanggotaan, serta organisasinya memiliki anggaran dasar dan anggaran rumah tangga agar ada perlindungan dan tanggung jawab jika terjadi sesuatu kepada anggota suporter.

"Ini sambil ditata oleh federasi tentu ya, untuk sementara, kalau misalnya sambil menunggu itu tertata, itu kompetisi akan lama maka kompetisi jalan dulu dan akhirnya diputuskan tanpa penonton dulu," ujar Zainudin Amali.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Liga 1 menpora Zainudin Amali Tragedi Kanjuruhan
Editor : Taufan Bara Mukti
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top