Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ada Keanehan dalam Kontrak Papu Gomez, Boyongan Baru Sevilla

Sevilla sukses mengamankan tanda tangan Alejandro "Papu" Gomez pada jendela transfer pemain bulan lalu. Namun, ternyata ada keanehan dalam kontrak pemain asal Argentina tersebut.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 22 Februari 2021  |  23:51 WIB
Alejandro
Alejandro "Papu" Gomez, playmaker Sevilla. - Football Espana

Bisnis.com, JAKARTA – Playmaker asal Argentina Alejandro “Papu” Gomez adalah kedatangan paling penting di La Liga Spanyol pada jendela transfer Januari lalu saat dia mengamankan kepindahannya ke Sevilla dari klub Serie A Italia Atalanta.

Pemain berusia 33 tahun itu menandatangani kontrak tiga setengah tahun di klub Andalusia, tetapi Estadio Deportivo kini mengungkapkan detail aneh dari kontraknya, sebagaimana dikutip Football Espana pada Senin (22/2/2021).

Media yang berbasis di Seville tersebut melaporkan bahwa pemain Argentina itu tidak memiliki klausul rilis dalam kontraknya dan satu-satunya pemain di klub tersebut yang tidak mencantumkan hal itu, dan kasus aneh di La Liga.

Pemain diwajibkan oleh hukum Spanyol untuk memiliki klausul dalam kontrak mereka yang memungkinkan mereka untuk pergi jika klub lain menawarkan sejumlah uang tertentu, meskipun dalam kasus yang jarang terjadi, pemain dan klub dapat setuju untuk melepaskan klausul ini.

Laporan tersebut juga menambahkan bahwa sementara Atalanta mengklaim biaya transfer berada di kisaran 12 juta euro, Sevilla hanya membayar 7,5 juta euro untuk pemain dengan 2 juta lagi dalam variabel lain-lain.

Papu Gomez sejauh ini telah memainkan lima pertandingan untuk klub barunya, mencetak satu gol. Dia pindah dari Atalanta setelah bersitegang dengan pelatih Gian Piero Gasperini. Dia merupakan kapten tim Atalanta.

Pemain bernama lengkap Alejandro Darío Gomez itu memulai karir profesional di klub di negara asalnya, Arsenal di Sarandi, pada 2005 dan berselang 4 tahun kemudian dia pindah ke San Lorenzo.

Hanya satu musim berseragam San Lorenzo, pada 2010 dia merantau ke Italia untuk membela Catania. Berselang 3 tahun kemudian dia merantau lagi ke Ukraina untuk membela Metalist Kharkiv. Hanya setahun di Ukraina, pada 2014 dia bergabung dengan Atalanta.

Setelah menjadi pemain penting di klub tersebut, pertikaiannya dengan sang pelatih mengantar pemain dengan lima caps untuk Timnas Argentina itu mengantarnya ke negara perantauan baru, Spanyol.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Liga Spanyol sevilla

Sumber : Football Espana

Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top