Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ibrahimovic Ejek Lukaku Voodoo, Senjata Berbalik & Milan Kalah

Zlatan Ibrahimovic menyimpan cerita voodoo Romelu Lukaku. Dia gunakan itu sebagai senjata agar Lukaku marah, tetapi akhirnya senjata itu justru "membunuhnya" dan juga Milan.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 27 Januari 2021  |  14:29 WIB
Zlatan Ibrahimovic versus Romelu Lukaku ketika Inter menaklukkan Milan. - Football Italia
Zlatan Ibrahimovic versus Romelu Lukaku ketika Inter menaklukkan Milan. - Football Italia

Bisnis.com, JAKARTA – Zlatan Ibrahimovic dilaporkan membantah dia melakukan pelecehan rasial terhadap Romelu Lukaku, karena komentar 'voodoo' tersebut merujuk pada insiden spesifik dari masa-masa lawannya di Everton.

Mantan rekan setim ketika sama-sama bermain untuk Manchester United itu terlibat bentrok sengit di perempat final Coppa Italia yang berakhir dengan kemenangan Inter Milan 2–1 atas AC Milan.

Sepertinya Lukaku mengajak Ibrahimovic untuk bertemu dengannya di luar pertandingan, Ibrahimovic tertawa dan berkata: "Oke, telepon ibumu." Hal itu membuat Lukaku itu marah, lalu Ibra menjelaskan dengan: "Lakukan voodoo sialanmu."

Ini dibaca sebagai frase rasis, tetapi Sky Sport Italia mengatakan perwakilan dari Milan meyakinkan Ibrahimovic membantah penghinaan rasis.

Ibrahimovic mungkin merujuk kutipan dari pemegang saham utama Everton Farhad Moshiri, yang mengatakan pada Januari 2018 bahwa Lukaku menolak kontrak baru karena 'pesan voodoo.'

"Kami menawarinya kesepakatan yang lebih baik daripada Chelsea dan agennya datang ke Finch Farm untuk menandatangani kontrak," kata Moshiri 3 tahun lalu.

“Robert [Elstone, kepala eksekutif Everton] ada di sana, semuanya sudah siap, ada beberapa reporter di luar, lalu dalam pertemuan itu Rom menelepon ibunya. Dia bilang sedang ziarah di Afrika atau di suatu tempat dan dia punya voodoo dan dia mendapat pesan bahwa dia harus pergi ke Chelsea."

Lukaku membantah cerita itu dan memang akhirnya bergabung dengan Manchester United, bukan Chelsea yang merupakan klub lamanya sebelum ke Everton. Pemain Timnas Belgia itu sempat mengancam akan menuntut Moshiri atas klaim tersebut.

Menurut seorang perwakilan Lukaku, keputusan sang pemain tidak ada hubungannya dengan voodoo. Dia menjauhkan diri dari keyakinan seperti itu.

“Romelu pemeluk Katolik taat dan voodoo bukan bagian dari hidup atau kepercayaannya. Dia sama sekali tidak percaya pada Everton dan tidak percaya pada proyek Tuan Moshiri. Itu sebabnya dia tidak mau menandatangani dengan syarat apa pun. Dia ingin mengambil langkah selanjutnya dalam karirnya."

Cerita saat itu memang jadi berita utama dan ternyata Ibra menyimpannya untuk digunakan nanti sebagai penghinaan yang dia tahu akan membuat marah sang striker. Namun, “alat” itu justru membunuh Ibra dan Milan. Ibra kena kartu merah-p-kartu kuning kedua—saat Milan unggul, tetapi akhirnya kalah.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ac milan inter milan coppa italia

Sumber : Football Italia

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top