Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jika Serie A Tak Dilanjutkan, Tetap Ada Promosi & Degradasi

Pertemuan segenap pemangku kepentingan sepak bola Italia memutuskan jika musim kompetisi ini tidak diteruskan, tetap ada degradasi dan promosi.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 01 Mei 2020  |  13:57 WIB
Pelatih Juventus Maurizio Sarri/Reuters - Ciro de Luca
Pelatih Juventus Maurizio Sarri/Reuters - Ciro de Luca

Bisnis.com, JAKARTA – Pertemuan segenap pemangku kepentingan sepak bola Italia memutuskan jika musim kompetisi ini tidak diteruskan, tetap ada degradasi dan promosi, demikian Sky Sport Italia yang dikutip Football Italia pada Jumat (1/5/2020).

Pandemi corona jenis Covid-19 bergerak ke fase dua mulai 4 Mei, dengan kematian, perawatan intensif dan kasus positif semuanya turun dengan cepat.

Meskipun demikian, Menteri Olahraga Vincenzo Spadafora memperingatkan bahwa Serie A tidak akan diizinkan untuk melanjutkan kembali kecuali ada kesepakatan penuh pada protokol medis.

Konferensi video diadakan pada Kamis (30/4/2020) waktu setempat melibatkan berbagai serikat, termasuk asosiasi pemain, asosiasi pelatih, asosiasi wasit dan federasi sepak bola Italia Federazione Italiana Giuoco Calcio (FIGC).

Menurut Sky Sport Italia, hasil rapat tersebut adalah memastikan bahwa jika musim diakhiri lebih awal, tetap ada promosi dan degradasi musim panas ini.

Itu berarti musim depan Serie A musim akan terus memiliki 20 klub, selain ada opsi pula untuk tidak mendegradasi tim mana pun dan mempromosikan dua dari Serie B, sehingga menciptakan kompetisi dengan jumlah 22 tim.

Hasil lain adalah jika Union of European Football Associations (UEFA) mengubah batas mereka 2 Agustus untuk turnamen domestik untuk mencari juara, mereka siap untuk melanjutkan musim 2019 - 2020 menjadi Agustus, bahkan September.

Saat ini juara bertahan Juventus memimpin klasemen sementara Serie A dengan koleksi nilai 63, hanya unggul 1 angka dari Lazio yang menempati peringkat kedua.

Dengan hanya berselisih 1 angka, dipastikan sangat sulit untuk memutuskan tim yang akan menjadi juara kalau kompetisi dihentikan. Lazio sendiri telah berkeras bahwa Serie A harus dilanjutkan. Jika tidak, mereka akan membawanya ke pengadilan.

Wajar jika Lazio sangat bernafsu untuk meneruskan kompetisi. Jarang terjadi Lazio berada di posisi yang cukup dekat dengan gelar juara. Klub ibu kota itu sepanjang sejarah sepak bola Italia baru dua kali juara Serie A yakni pada musim 1973 - 1974 dan 2009 - 2010.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Liga Italia lazio Juventus Virus Corona

Sumber : Football Italia

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top