Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Valverde Minta Barcelona Datangkan Bek Kiri dari Betis

Pemain Spanyol kelahiran Dominika tersebut ditargetkan Barcelona untuk memperkuat sisi kiri lini pertahanan dan diharapkan memberikan persaingan bagi Jordi Alba.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 01 Agustus 2019  |  19:38 WIB
Pelatih FC Barcelona Ernesto Valverde - Reuters/Emmanuel Foudrot
Pelatih FC Barcelona Ernesto Valverde - Reuters/Emmanuel Foudrot

Bisnis.com, JAKARTA - Minat Ernesto Valverde dan Barcelona terhadap bek kiri Junior Firpo masih belum memudar dan justru semakin meningkat dalam beberapa hari terakhir, menurut laporan Marca pada Kamis (1/8/2019).

Pemain Spanyol kelahiran Dominika tersebut ditargetkan Barcelona untuk memperkuat sisi kiri lini pertahanan dan diharapkan memberikan persaingan bagi Jordi Alba.

Namun, dikabarkan bahwa Real Betis tidak akan menerima dana transfer kurang dari 30-35 juta euro (sekitar Rp468 - 545 miliar) untuk pemenang Piala Eropa U-21 tersebut.

Barcelona sendiri hanya mau menyodorkan sekitar 20-25 juta euro (sekitar Rp312 - 390 miliar) untuk sang pemain.

Bila Malcom jadi pindah ke Zenit Saint Petersburg, maka Blaugrana mendapatkan dana segar sebesar 40 juta euro (sekitar Rp624 miliar) dan memiliki kekuatan finansial cukup untuk merayu melunakkan Real Betis.

Firpo sendiri sangat terbuka untuk bergabung dengan Barcelona, tetapi mengatakan bahwa ia tetap bahagia di Estadio Benito Villamarin dan akan berlatih bersama klubnya seperti biasa pada Rabu sore waktu setempat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Barcelona real betis

Sumber : Antara

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top