Jadi Bek Termahal di Dunia, De Ligt Mengaku Tidak Ada Tekanan

De Ligt mengungkapkan, di Belanda terbiasa membangun pertahanan yang kokoh dan bertahan dengan seluruh pemain. "Italia lebih merupakan penjagaan zona dan bertahan bersama, saya kira Juve bisa membantu saya dan saya bisa membantu mereka."
Newswire
Newswire - Bisnis.com 19 Juli 2019  |  22:43 WIB
Jadi Bek Termahal di Dunia, De Ligt Mengaku Tidak Ada Tekanan
Matthijs de Ligt - Juventus

Bisnis.com, JAKARTA - Bek Juventus Matthijs de Ligt sudah membulatkan tekad bergabung dengan Juventus sebelum Cristiano Ronaldo menanyai dia peluang bergabung dengan juara Serie A itu, kata pemain remaja ini seperti dikutip Reuters.

Juventus mengumumkan pembelian pemain berusia 19 tahun itu Kamis ini sehingga resmi mendatangkan salah satu pemain muda paling diburu di dunia itu dari Ajax Amsterdam pada harga 75 juta euro.

Pemain timnas Belanda itu mengungkapkan bulan lalu bahwa dia pernah ditanya Ronaldo menyusul final Liga Negara mengenai kemungkinan bergabung di Turin.

"Setelah final itu saya sudah yakin ingin bergabung dengan Juve, adalah kehormatan besar Ronaldo meminta saya bergabung, tetapi itu tak ada bedanya," kata De Ligt kepada wartawan dalam jumpa pers pertamanya sebagai pemain Juve.

"Saya sudah berbicara dengan (manajer) Maurizio Sarri hanya demi mengenal satu sama lain. Dia adalah salah satu alasan saya ingin bergabung di sini, saya sudah mendengar banyak hal baik tentang dia dan saya menyukai filosofi sepak bola dia serta bagaimana dia mempersiapkan pertahanannya."

De Ligt yang mengalahkan Juventus bersama Ajax pada perempat final Liga Champions musim lalu mengatakan bahwa dia tidak merasa ada tekanan tambahan setelah menjadi salah satu pemain paling mahal di dunia.

"Tekanan itu biasa dalam sepak bola. Bagi saya itu bukan masalah. Saya akan buktikan apa yang saya bisa di lapangan," sambung dia seperti dikutip Reuters. "Saya 19 tahun, saya masih bisa berkembang dan saya ingin melakukannya. Adalah penting bekerja dan belajar keras setiap hari dan saya berharap menjadi pemain yang lebih baik."

"Juventus adalah langkah besar ke depan bagi saya," kata dia.

De Ligt mengungkapkan, di Belanda terbiasa membangun pertahanan yang kokoh dan bertahan dengan seluruh pemain. "Italia lebih merupakan penjagaan zona dan bertahan bersama, saya kira Juve bisa membantu saya dan saya bisa membantu mereka."

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Juventus

Sumber : Antara

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top