Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Cristiano Ronaldo vs Kathryn Mayorga : Laporan Pemerkosaan dan Sampel DNA

Dokumen pengadilan menyebutkan bahwa Cristiano Ronaldo menarik penggugat ke kamar tidur dan ke tempat tidur dan berusaha untuk melakukan hubungan seksual.
Pemain Real Madrid Cristiano Ronaldo dan piala Liga Champions saat upacara kemenangan klub tersebut menjuarai Liga Champions, 27 Mei 2018./Reuters
Pemain Real Madrid Cristiano Ronaldo dan piala Liga Champions saat upacara kemenangan klub tersebut menjuarai Liga Champions, 27 Mei 2018./Reuters

Apa tuduhan terhadap Ronaldo?

Surat tuntutan yang dilihat The Sun menyatakan: "Cristiano Ronaldo menarik penggugat ke kamar tidur dan ke tempat tidur dan berusaha untuk melakukan hubungan seksual."

Disebutkan bahwa penggugat menolak, mencoba menutupi dirinya dan berteriak: "Tidak, tidak, tidak".

Penggugat menambahkan: "Ketika Cristiano Ronaldo menyelesaikan serangan seksual, dia membiarkannya meninggalkan kamar dan menyatakan bahwa dia menyesal, dia biasanya seorang pria yang sopan."

Ronaldo dilaporkan sebelumnya setuju untuk membayar Mayorga £ 287.000 untuk menghentikannya tuntutan hukum- yang bisa membuatnya dipenjara seumur hidup - dan mencegahnya untuk membicarakan hal kepada publik.

Tetapi pengacara Mayorga mencoba membatalkan penyelesaian itu, dan untuk pertama kali akhirnya Mayorga pun berbicara.

Selama konferensi pers di Las Vegas, pengacaranya, Leslie Stovall mengatakan bahwa kliennya telah "mempertimbangkan untuk bunuh diri" dan menderita kerusakan emosional dan mental, yang dihubungkan dengan dugaan pemerkosaan.

Stovall juga mengungkapkan bahwa sang model memiliki ketidakmampuan belajar selama sekolah menengah tetapi dengan bekerja keras berhasil mengatasinya dan berhasil meraih gelar sarjana di  universitas.

Mayorga menyatakan dia menandatangani kesepakatan karena "takut akan pembalasan" dari Ronaldo dan takut "dipermalukan di depan umum", demikian keterangan dalam dokumen pengadilan.

Mayorga menyatakan kepada Der Spiegel bahwa dirinya akan maju terus setelah melihat para korban pelecehan seks menceritakan kisah mereka sebagai bagian dari gerakan #MeToo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Saeno
Editor : Saeno
Sumber : thesun.co.ok
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper