Daya Juang Tinggi Jadi Kunci Sukses keberhasilan Timnas U-22 Juara Piala AFF

"Kita patut syukuri dan bangga sebagai anak bangsa atas prestasi cemerlang dari Timnas Indonesia kali ini," kata Edison Ardiles, tokoh olahraga di Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (28/2/2019).
Newswire
Newswire - Bisnis.com 28 Februari 2019  |  17:41 WIB
Daya Juang Tinggi Jadi Kunci Sukses keberhasilan Timnas U-22 Juara Piala AFF
Para pemain Timnas U-22 mengangkat Piala AFF U-22 seusai penganugerahan piala tersebut di Stadion Nasional Olimpiade Phnom Penh, Kamboja, Selasa (26/2/2019). - ANTARA/Nyoman Budhiana

Bisnis.com, JAKARTA - Kunci keberhasilan Timnas U-22 menjuarai Piala AFF 2019 di Phnom Penh, Kamboja, selain karena latihan yang cukup, juga semangat juang yang tinggi dari seluruh pemain baik yang turun lapangan maupun yang duduk di bangku cadangan.

"Kita patut syukuri dan bangga sebagai anak bangsa atas prestasi cemerlang dari Timnas Indonesia kali ini," kata Edison Ardiles, tokoh olahraga di Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (28/2/2019).

Ia mengatakan kesuksesan Timnas Indonesia di turnamen antarnegara di Kawasan Asia Tenggara itu merupakan tanda kembangkitan sepak bola di Tanah Air. Apalagi lawan di final adalah Timnas Thailand yang selama ini dijuluki rajanya sepak bola di kawasan Asia Tenggara.

"Untuk bisa mengalahkan Thailand, tentu tidak mudah. Tapi Timnas Indonesia ternyata bisa mengalahkannya. Itu karena semangat juang yang tinggi," katanya.

Keberhasilan tersebut membuktikan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk mengikuti jejak tim lainnya yang bisa menerobos masuk di Kawasan Asia.

Menurut Edison, pelatih Timnas Indonesia Indra Sjafri bukanlah pelatih yang baru, tetapi telah memiliki segudang mengalaman sehingga dengan ilmu dan pengalamannya itu, ia berhasil membawa Timnas tampil sebagai juara Piala AFF.

Ia mengatakan tidak ada prestasi yang hanya butuh dua bulan latihan, tetapi melalui perjalanan yang panjang. Artinya membutuhkan latihan yang cukup lama dan didukung dengan kondisi fisik yang prima dan juga ujicoba yang dilakukan selama ini dengan tim-tim yang diatas satu level dengan Timnas Indonesia.

Jika ujicoba dengan tim yang di bawah satu level, maka kita tidak akan maju, tetapi justru lawan kita yang maju. Sebaliknya, jika ujicoba dengan tim yang satu level di atas kita, maka kita yang akan meningkat.

"Tapi tidak cukup hanya itu. Harus pula disertai semangat yang tinggi. Dan itu yang saya lihat dalam setiap pemain memiliki semangat juang yang luar biasa," ujarnya.

Pemerintah dan masyarakat Sulawesi Tengah patut pula bangga karena salah satu pemain Timnas Indonesia U-22 berasal dari Kota Palu yakni Witan Suleman, salah seorang pemain kunci Timnas Indonesia.

Witan adalah matan pelajar SMP Negeri 2 Palu yang kini mengikuti pendidikan di SKO Ragunan sejak terpilih dalam seleksi pemain usia dini pada beberapa tahun silam.

Timnas sepak bola Indonesia U-22 disambut dengan kalungan bunga ketika tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (27/2) malam.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
timnas u-23

Sumber : Antara

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup