Liga Indonesia Dihentikan Dua Minggu, Pelatih Persib Minta Kepastian ke PSSI

Liga Indonesia Dihentikan Dua Minggu, Pelatih Persib Minta Kepastian ke PSSI
Newswire | 26 September 2018 17:32 WIB
Pelatih Kepala Persib, Roberto Carlos Mario Gomez - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Pelatih kepala Persib Bandung, Roberto Carlos Mario Gomez, mengatakan tidak akan meliburkan anak asuhnya meskipun Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menghentikan sementara kompetisi Liga 1. Hanya, dia meminta PSSI memberikan kepastian kapan kompetisi akan kembali bergulir.

Gomez menyatakan tak akan meliburkan skuad Persib. Dia akan tetap menggelar latihan rutin sambil menunggu kepastian kapan PSSI akan kembali menggulirkan kompetisi Liga 1.

"Tidak apa-apa ditunda kompetisi, kami akan terus berlatih. Tetapi kami ingin kepastian kapan dimulainya jika ini benar-benar ditunda," katanya seusai latihan rutin di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Rabu (26/9/2018).

PSSI menghentikan sementara kompetisi Liga 1 sebagai imbas dari pengeroyokan berujung maut yang menimpa salah satu suporter Persija Jakarta, Haringga Sirila, 23 tahun. Haringga tewas setelah dikeroyok beberapa suporter Persib sebelum laga Persib versus Persija di Stadion GBLA, Bandung, Ahad, 23 September lalu.


PSSI menyatakan menghentikan sementara kompetisi Liga 1 dengan waktu yang belum ditentukan hingga proses investigasi terkait dengan kematian Haringga Sirila selesai.

Gomez menilai keputusan yang diambil PSSI memang tidak jelas batas waktunya sehingga dia enggan meliburkan anak asuhnya. Menu latihan yang harus dilahap Dedi Kusnandar dan kawan-kawan pun tampak seperti biasa dan belum mengalami perubahan.

Penggawa Maung Bandung—julukan Persib—tetap dipersiapkan untuk menghadapi Madura United, yang sebelumnya bakal berlaga di Stadion GBLA, Sabtu, 29 September 2018. Namun, akibat keputusan PSSI yang menghentikan sementara Liga 1, kemungkinan besar laga melawan Madura pun bakal diundur.

"Ini keputusan mereka untuk ditunda. Keputusan kami hanya bisa berlatih sampai kami ketemu dengan Madura mau kapan pun itu. Sampai sekarang kami berlatih terus," ujarnya.

Pelatih berpaspor Argentina itu mengatakan penghentian sementara kompetisi memang membawa imbas negatif bagi anak asuhnya. Apalagi kini Persib sedang dalam performa terbaiknya.

"Ini bukan hal yang bagus untuk menunda bagi tim. Kami dalam masa yang sangat baik karena kita menang di pertandingan lalu. Pastinya ini penting. Saya ulang, ini bukan keputusan kami. Tapi kami juga diuntungkan punya waktu untuk latihan dan sebagian pemain untuk kondisi lebih baik," ucapnya.

Persib Bandung saat ini memang berada di puncak klasemen Liga 1. Persib kini unggul 6 angka dari pesaing terdekatnya, PSM Makassar.

Sumber : Tempo

Tag : persib
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top