LIGA CHAMPIONS: Keajaiban 222 David de Gea, Enhorabuena David!

David de Gea membuat serangkaian penyelamatan gemilang untuk memastikan Manchester United bertahan dengan hasil imbang tanpa gol melawan tim Sevilla, yang bersemangat di Estadio Ramn Snchez Pizjun, Rabu (21/2/2018) atau Kamis (22/2/2018).
Martin Sihombing | 22 Februari 2018 13:36 WIB
David de Gea - Reuters/Toby Melville

Bisnis.com, JAKARTA -  David de Gea membuat serangkaian penyelamatan gemilang untuk memastikan Manchester United bertahan dengan hasil imbang tanpa gol melawan tim Sevilla, yang bersemangat di Estadio Ramón Sánchez Pizjuán, Rabu (21/2/2018) atau Kamis (22/2/2018).

Penampilan gemilang de Gea atau keajaiban de Gea ini terasa istimewa. Terjadi pada saat petanggalan menunjukkan angka yang  terjadinya satu tahun sekali. Dan, tidak banyak peristiwa yang terjadi pada  saat tanggal dan bulan bertautan secara istimewa  pada angka   tanggal 22 dan bulan 2 (Februari) atau 222. Tentu, itu berdasarkan ukuran waktu Indonesia, saat pertandingan itu terjadi.

De Gea gemilang lantaran, pada pertandingan itu, Sevilla mendominasi pertandingan  di leg pertama babak 16 besar  mereka di kandang sendiri melawan Manchester United, tetapi  tidak bisa menjinakkan David De Gea, yang tampil sangat inspiratif.

Jalannya Pertandingan

José Mourinho tampil mengejutkan dengan memasukkan Scott McTominay di starting XI-nya bukan Paul Pogba, meski gelandang Prancis itu segera diperkenalkan saat Ander Herrera ditarik keluar karena cedera pada menit ke-17. Meski kerap terisolasi di lini depan, Romelu Lukaku mampu melakukan satu tendangan voli saat United meraih  peluang  di kotak pinalti pada babak pertama.

Para pemain tamu  tetap teguh di belakang saat Sevilla merebut kendali dan, saat mereka dikepung secara terbuka, De Gea datang untuk menyelamatkan mereka. Dua penyelamatan   pada akhir periode pertama dari header Steven N'Zonzi dan Luis Muriel  menjadi  sorotan, dan memastikan The Red Devils kembali ke Old Trafford dengan hasil imbang.

De Gea tentang keajaibannya

Kita hidup di zaman keemasan untuk para penjaga gawang - dan cukup untuk berspekulasi bahwa kita mungkin akan melihat salah satu kiper saat ini akhirnya memenangkan Ballon d'Or pertama untuk pertama kalinya sejak Lev Yashin. Beberapa akan memajukan nama Jan Oblak, Manuel Neuer, Thibaut Courtois, Ederson, Marc André ter-Stegen.  Tapi bagi mereka yang berpendapat   De Gea tiada taranya, pertandingan Sevilla versus MU ini merupakan bukti kuat.  Sebuah keindahan. Enhorabuena David!

Statistik Kunci

  •     Hasil imbang tanpa gol tersebut merupakan yang pertama bagi Manchester United di Eropa dalam 28 pertandingan
  •     Sevilla  terakhir ditahan 0-0 di kandang sendiri terjadi pada pertandingan ke-63 lalu di Eropa.
  •     Sevilla mencetak gol di 24 laga kandang Eropa berturut-turut sebelum malam ini
  •     United hanya memiliki 13 gol dalam 20 pertandingan terakhir mereka di Eropa melawan  tim Spanyol
  •     Setan Merah telah menyimpan lembaran bersih (clean sheet) pada tujuh dari delapan perjalanan terakhir mereka ke Spanyol

Sumber : uefa.com

Tag : liga champions
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top