Pogba Jadi Cadangan Jelang Laga MU vs Sevilla? Simak Komentar Lengkap Mourinho

Manajer Manchester United Jose Mourinho mengatakan tidak ada tekanan tambahan terhadap pemain termahalnya Paul Pogba.
JIBI | 21 Februari 2018 08:52 WIB
Jose Mourinho - Reuters

Bisnis.com, SEVILLA - Manajer Manchester United Jose Mourinho mengatakan tidak ada tekanan tambahan terhadap pemain termahalnya Paul Pogba dalam mengakhiri laju buruknya lewat penampilan impresif saat timnya memainkan pertandingan leg pertama putaran 16 besar Liga Champions di markas Sevilla pada Kamis dini hari nanti.

Pogba kembali berlatih penuh pada Selasa (20/2), setelah absen ketika Setan Merah memenangi pertandingan putaran kelima Piala FA melawan Huddersfield Town karena sakit saat pemain internasional Prancis itu menjadi sorotan akibat penampilannya yang merosot.

Pogba, yang didatangkan kembali ke MU dan memecahkan rekor transfer dunia saat itu--dengan biaya transfer sebesar 105 juta euro pada Juli 2016--belum pernah bermain penuh selama 90 menit untuk klub sejak mereka mengalahkan Burnley pada 20 Januari 2018.

Dia digantikan oleh Mourinho setelah penampilan mengecewakan ketika kalah dari Tottenham Hotspur dan Newcastle United.

Bagaimana pun, pelatih asal Portugal itu mengatakan Pobga tidak memiliki kewajiban khusus apapun untuk tampil luar biasa saat melawan Sevilla. Hingga saat ini, klub Spanyol tersebut hanya satu kali kalah di kandang sendiri, Stadion Sanchez Pizjuan, dalam 15 bulan terakhir.

"Menurut saya tidak adil untuk berbicara mengenai tanggung jawab-tanggung jawab terhadap satu pemain, kami tidak menyukai fakta bahwa seorang pemain yang bernilai sekian juta tidak memiliki tanggung jawab yang sama [dibandingkan dengan] yang bernilai tiga kali lipat. Saya tidak menyukai pendekatan seperti itu," kata Mourinho pada konferensi pers, Selasa waktu setempat.

"Ketika saya memutuskan tim untuk bermain saya tidak memandang usia, gaji, atau biaya transfer seorang pemain. Menurut saya itu tidak adil."

Pria Portugal ini mengatakan bahwa United bukan merupakan salah satu tim favorit untuk memenangi kompetisi tetapi menekankan bahwa ketika dia memenangi trofi dengan Porto dan Inter Milan, timnya pun sama sekali bukan tim unggulan.

"Ketika saya memenanginya dengan Porto, kami memiliki tim sangat muda yang minim pengalaman, dengan pemain-pemain yang bermain di Liga Champions untuk pertama kalinya. Kemudian saya memenanginya dengan tim yang sebaliknya. Banyak pemain di atas 30 tahun dengan pengalaman hebat tapi tidak banyak meraih kesuksesan sampai saat itu," kata Mourinho.

"Menurutnya, Manchester United adalah tim yang berada di level tengah. Namun, impian Liga Champions dimulai sekitar perempat final dan bukan pada 16 besar. "Sekarang kami memiliki jalan panjang untuk dilalui tapi ketika tim mencapai perempat final, itu adalah momen bahkan tim-tim yang bukan favorit, dalam hal ini kami, mulai menyadari apapun dapat terjadi."

Tag : liga champions, manchester united, jose mourinho, paul pogba
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top