Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemilihan Dewan FIFA dari Asia Digelar Februari 2017

Pemilihan Asia untuk tiga kursi tambahan pada Dewan FIFA yang baru dilaksanakan akhir Februari di Kuala Lumpur, Malaysia, setelah Kongres Luar Biasa di Goa, India, bulan lalu batal.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 29 Oktober 2016  |  20:04 WIB
Presiden FIFA Gianni Infantino (kiri) dan Sekjen Fatma Samoura - Reuters/Arnd Wiegmann
Presiden FIFA Gianni Infantino (kiri) dan Sekjen Fatma Samoura - Reuters/Arnd Wiegmann

Bisnis.com, JAKARTA - Pemilihan-pemilihan Asia untuk tiga kursi tambahan pada Dewan Federation Internationale de Football Association (FIFA) yang baru dilaksanakan akhir Februari di Kuala Lumpur, Malaysia, setelah Kongres Luar Biasa di Goa, India, bulan lalu dibatalkan.

Delegasi-delegasi pada Kongres Luar Biasa Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) pada September, yang dilakukan untuk mengadakan pemilihan, memberi suara yang menolak agenda pertemuan terkait kekisruhan atas didiskualifikasinya kandidat dari Qatar.

"Kongres Luar Biasa Konfederasi Sepak Bola Asia akan diselenggarakan pada 28 Februari 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia. AFC telah menginformasikan tanggal yang baru kepada anggota asosiasinya," demikian pernyataan AFC yang dikeluarkan di markasnya di Kuala Lumpur pada Sabtu (29/10/2016).

FIFA menskors Saoud Al Mohannadi asal Qatar 2 hari sebelum pemilihan karena penyelidikan-penyelidikan kode etik yang masih berlangsung, menjadikan semakin terbatasnya waktu bagi kandidat-kandidat baru untuk bergabung dengan enam kandidat tersisa.

Dengan disaksikan Presiden FIFA Gianni Infantino, sebanyak 42 dari 44 anggota yang memilikihak suara pada pertemuan di Goa mengangkat kartu "Tidak" ketika presiden AFC Shaikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa mengatakan agenda pertemuan ini untuk diteruskan.

Al Mohannadi, Wakil Presiden Asosiasi Sepak Bola Qatar yang menolak tudingan telah melakukan pelanggaran, merupakan salah satu tokoh favorit untuk memenangi kursi di badan yang baru dan telah lulus uji integritas FIFA yang diperlukan.

Penyelidik etika FIFA pada Agustus merekomendasikan Al Mohannadi untuk diskors dari olahraga ini setidaknya untuk dua setengah tahun karena menolak bekerja sama pada penyelidikan.

Tiga kursi tambahan zona Asia pada dewan yang baru, yang menggantikan Komite Eksekutif FIFA yang lama dan telah melakukan dua kali pertemuan, termasuk satu kursi untuk perempuan.

Moya Dodd asal Australia, mantan anggota Komite Eksekutif, akan menggantikan Mahfuza Ahkter asal Bangladesh dan Han Un Gyong dari Korea Utara.

AFC mengatakan Kongres Luar Biasa yang baru di Malaysia juga akan mengadakan pemilihan untuk kursi anggota Dewan FIFA lainnya untuk masa baktu 2017-2019, yang saat ini diduduki oleh Sheikh Ahmad Fahad Al Ahmad Al Sabah, presiden Dewan Olimpiade Asia asal Kuwait.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

fifa afc

Sumber : Antara/Reuters

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top