Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Maroko Dilarang Ikut Piala Afrika 2 Kali

CAF menghukum Maroko tidak boleh mengikuti dua kali penyelenggaraan Piala Afrika setelah menarik diri dari tuan rumah putaran final event tersebut
Presiden CAF Issa Hayatou dari Kamerun/Reuters
Presiden CAF Issa Hayatou dari Kamerun/Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) menghukum Maroko tidak boleh mengikuti dua kali penyelenggaraan Piala Afrika setelah menarik diri dari tuan rumah putaran final event tersebut untuk edisi 2015 yang berlangsung mulai pertengahan Januari hingga awal Februari.

Maroko sebenarnya telah ditunjuk dan menyetujui untuk menyelenggarakan putaran final Piala Afrika 2015. Namun negara di Afrika utara tersebut meminta event itu ditunda hanya 2 bulan sebelum kick off dengan alasan takut terkena wabah virus Ebola.

CAF kemudian menolak permintaan tersebut dengan pertimbangan tidak pernah terjadi sebelumnya putaran final Piala Afrika—yang diselenggarakan pertama kali di Sudan pada 1957—ditunda pelaksanaannya dengan alasan apa pun.

Organisasi sepak bola tertinggi di Benua Hitam itu pun lantas mencari negara pengganti Maroko agar event tersebut tetap bisa digelar sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Guinea Khatulistiwa, yang juga menjadi tuan rumah Piala Afrika 2012 bersama dengan Gabon, akhirnya bersedia menjadi tuan rumah turnamen tersebut.

Federasi Sepak Bola Maroko juga dikenai sanksi sebesar 1 juta dolar AS kepada CAF dan membayar 8,05 juta euro sebagai ganti rugi kepada CAF dan para mitranya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Sumber : Reuters

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper